Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Spatial Temporal Condition of Recent Seismicity In The Northern Part of Sumatra

Elkawnie · Vol. 7 No. 1 (2021) · hlm. 131–145

DOI
10.22373/ekw.v7i1.8797
ISSN
2460-8912, 2460-8920
Terbit
2021-07-19
Penerbit
Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Bahasa
eng

Abstrak

Abstract: The condition of stress and recent seismicity in the seismic-prone area can be statistically analyzed with the Gutenberg-Richter relation (Log N = a-bM). We apply this relation to the hypocenter distribution for the period 1970-2020 with M ≥ 4 and depth ≤ 100 km in the northern part of Sumatra. Spatially, The results obtained a-values and b-values that figure a lateral heterogeneity and stress accumulation at the interface zone in the subduction system and the northern segmentation of the Seulimeum fault. In time, both zones illustrate a slow time-to-failure cycle and the seismic gap with high-stress accumulation in the specific clusters with high parameter values. The results of the spatial-temporal analysis illustrate that a low statistical parameter value usually precedes each major earthquake event.Abstrak: Kondisi stress dan seismisitas terkini di daerah rawan gempa dapat dianalisis secara statistik dengan hubungan Gutenberg-Richter (Log N = a-bM). Kami memakai hubungan ini pada distribusi hiposenter pada periode 1970 - 2020 dengan M ≥ 4 dan kedalaman ≤ 100 km di bagian utara Sumatera. Secara spasial, hasil yang diperoleh yaitu nilai-a dan nilai-b yang menggambarkan heterogenitas lateral dan akumulasi stress pada zona pertemuan di sistem subduksi dan segmentasi utara dari sesar Seulimeum. Secara waktu, kedua wilayah menggambarkan siklus time-to-failure yang lambat dan zona seismic-gap dengan akumulasi stress yang tinggi pada kluster tertentu dengan nilai parameter yang tinggi. Hasil analisis spasial temporal menggambarkan bahwa setiap kejadian gempa besar biasanya didahului dengan nilai parameter statistik yang rendah.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

24 penulis · 59 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Syamsul RizalAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad SyukriUniversitas Halu Oleo3
Cut Sukma PermataAfiliasi tidak diketahui1
Wanti KhairaAfiliasi tidak diketahui1
Hendri AhmadianUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Basrul Abdul MajidAfiliasi tidak diketahui1
Bustami YusufAfiliasi tidak diketahui1
Masrura MailanyAfiliasi tidak diketahui1
Rahmat MusfikarAfiliasi tidak diketahui1
Rauzatun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Azizah LubisAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FajriAfiliasi tidak diketahui1
Wiwin AntariyaniAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad IsaAfiliasi tidak diketahui1
Dwiky Pobri CesarianAfiliasi tidak diketahui1
Elin YusibaniAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Syukri SurbaktiAfiliasi tidak diketahui1
Ismail Ahmad AbirAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Spatial Temporal Condition of Recent Seismicity In The Northern Part of Sumatra</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurana, Inna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Simanjuntak, Andrean Vesalius Hasiholan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Muksin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kuncoro, Djati Cipto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsidik, Syamsidik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asnawi, Yusran</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">seismic statistic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">seismic stress</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">subduction</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">seulimeum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">a-value</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">b-value</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract: The condition of stress and recent seismicity in the seismic-prone area can be statistically analyzed with the Gutenberg-Richter relation (Log N = a-bM). We apply this relation to the hypocenter distribution for the period 1970-2020 with M ≥ 4 and depth ≤ 100 km in the northern part of Sumatra. Spatially, The results obtained a-values and b-values that figure a lateral heterogeneity and stress accumulation at the interface zone in the subduction system and the northern segmentation of the Seulimeum fault. In time, both zones illustrate a slow time-to-failure cycle and the seismic gap with high-stress accumulation in the specific clusters with high parameter values. The results of the spatial-temporal analysis illustrate that a low statistical parameter value usually precedes each major earthquake event.Abstrak: Kondisi stress dan seismisitas terkini di daerah rawan gempa dapat dianalisis secara statistik dengan hubungan Gutenberg-Richter (Log N = a-bM). Kami memakai hubungan ini pada distribusi hiposenter pada periode 1970 - 2020 dengan M ≥ 4 dan kedalaman ≤ 100 km di bagian utara Sumatera. Secara spasial, hasil yang diperoleh yaitu nilai-a dan nilai-b yang menggambarkan heterogenitas lateral dan akumulasi stress pada zona pertemuan di sistem subduksi dan segmentasi utara dari sesar Seulimeum. Secara waktu, kedua wilayah menggambarkan siklus time-to-failure yang lambat dan zona seismic-gap dengan akumulasi stress yang tinggi pada kluster tertentu dengan nilai parameter yang tinggi. Hasil analisis spasial temporal menggambarkan bahwa setiap kejadian gempa besar biasanya didahului dengan nilai parameter statistik yang rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/article/view/8797</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/ekw.v7i1.8797</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Elkawnie; Vol. 7 No. 1 (2021); 131-145</dc:source>
	<dc:source>2460-8912</dc:source>
	<dc:source>2460-8920</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/article/view/8797/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Inna Nurana, Andrean V. H. Simanjuntak, Muksin Umar, Djati Cipto Kuncoro,  Syamsidik, Yusran Asnawi</dc:rights>
</oai_dc:dc>