Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Vibrations of Dhikrullah as a Relaxation Medium for The Brain

Elkawnie · Vol. 9 No. 2 (2023) · hlm. 231–245

DOI
10.22373/ekw.v9i2.17529
ISSN
2460-8912, 2460-8920
Terbit
2023-12-31
Penerbit
Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Bahasa
eng

Abstrak

Abstract: Dhikrullah according to the Qur'an is a vibroacoustic phenomenon that affects the human nervous system. Among Muslims, the topic of dhikrullah is a significant issue because it is believed to be a medium that directly connects humans with God. Among spiritual researchers, they are still questioning the role and influence of dhikrullah as a medium for relaxing the brain. This paper discusses the role of dhikrullah vibrations as a medium of relaxation in the brain as the human control center. Studies by Richard Gerber and David R. Hawkins provide significant data on the role of vibration as dhikrullah medicine and relaxation vibrations. To this day, the practice of dhikrullah can still be found widely among Muslim communities. The dhikrullah model was obtained qualitatively from 4 dhikrullah practitioner informants through participant observation and interviews. While brain wave samples were obtained quantitatively from 10 subjects via Electroencephalograph (EEG). From the field research, it was found that the dhikrullah model was found, and from the EEG recording results, it was found that the dhikrullah vibrations affected all subjects, produced a calming effect on all subjects, and were used as a medium for changing consciousness, as a medium for relaxation, and activating relaxation. The novelty of this research lies in the use of EEG to prove the effect of dhikrullah vibrations as a medium for relaxation in the brain. The results of this study make it clear that dhikrullah vibrations can be used by the parties as a medium to permanently increase relaxation in the brain.Abstrak: Dhikrullah menurut al-Quran merupakan fenomena vibroakustik yang mempengaruhi sistem saraf manusia. Di kalangan muslim, topik dhikrullah menjadi isu signifikan karena diyakini sebagai media yang menghubungkan manusia dengan Tuhan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dhikrullah sebagai media relaksasi otak manusia yang ditunjukkan dengan peran vibrational medicine dan vibrasi relaksasi. Metode penelititian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif menggunakan observasi dan interview, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari gelombang otak menggunakan Electro Encephalo Graf (EEG). Kajian ilmiah menyajikan data signifikan tentang peran vibrasi sebagai vibrational medicine dan vibrasi relaksasi. Hingga hari ini, praktek dhikrullah masih dapat ditemukan secara luas di kalangan masyarakat muslim. Model dhikrullah diperoleh secara kualitatif dari empat informan praktisi dhikrullah melalui observasi partisipan, dan wawancara. Sedangkan sampel gelombang otak diperoleh secara kuantitatif dari 10 subjek melalui Electro Encephalo Graf (EEG). Dari penelitian lapangan ditemukan model dhikrullah dan dari hasil perekaman EEG ditemukan vibrasi dhikrullah mempengaruhi seluruh subjek, menghasilkan efek tenang pada semua subjek, sebagai media perubahan kesadaran, sebagai media relaksasi dan mengaktifkan relaksasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan EEG untuk membuktikan pengaruh vibrasi dhikrullah sebagai media relaksasi pada otak. Hasil kajian tentang perubahan gelombang otak karena berzikir selama 3 hingga 5 menit memperjelas bahwa vibrasi dhikrullah dapat digunakan para pihak sebagai media untuk meningkatkan relaksasi pada otak secara permanen.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 111 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Sriwijaya University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
M. Saleh M. SalehAfiliasi tidak diketahui1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
Muhmmad ArfandiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Aswar LimiUniversitas Halu Oleo1
Ilma Sarimustaqiyma RianseAfiliasi tidak diketahui1
Awaluddin HamzahUniversitas Halu Oleo1
Salahuddin SalahuddinAfiliasi tidak diketahui1
Rifai NurAfiliasi tidak diketahui1
Mustakim MustakimUniversitas Muhammadiyah Parepare1
muh aswinAfiliasi tidak diketahui1
Dian AgustinaUniversitas Halu Oleo1
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo1
Nurul FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Darsilan DimaAfiliasi tidak diketahui1
Nia TiraniAfiliasi tidak diketahui1
Musadar MapasombaAfiliasi tidak diketahui1
Yoenita JayadisastraAfiliasi tidak diketahui1
Salahuddin SalahuddinAfiliasi tidak diketahui1
Inda ParatuAfiliasi tidak diketahui1
Habiburrahman HabiburrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Gita Leviana PutriAfiliasi tidak diketahui1
Fitri Annisa Nuur MahmudahAfiliasi tidak diketahui1
Andala RP BarusmanAfiliasi tidak diketahui1
Harifuddin HarifuddinAfiliasi tidak diketahui1
Ansar ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Faidah AzuzAfiliasi tidak diketahui1
NURMI NONCIAfiliasi tidak diketahui1
Yuli AndrianiSriwijaya University1
Fahmy Nur FauzyAfiliasi tidak diketahui1
Fittrie MeyllianawatyAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Dwi CahyaAfiliasi tidak diketahui1
Zico Junius FernandoAfiliasi tidak diketahui1
Lestari SinagaAfiliasi tidak diketahui1
Nurhayati MardinAfiliasi tidak diketahui1
Firdaus ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Syamsurijal TanAfiliasi tidak diketahui1
Tona Aurora LubisAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 7 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Vibrations of Dhikrullah as a Relaxation Medium for The Brain</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Iskandar, Iskandar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dirhamsyah, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jasafat, Jasafat</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Vibration</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dhikrullah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Media</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Relaxation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Brain</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract: Dhikrullah according to the Qur'an is a vibroacoustic phenomenon that affects the human nervous system. Among Muslims, the topic of dhikrullah is a significant issue because it is believed to be a medium that directly connects humans with God. Among spiritual researchers, they are still questioning the role and influence of dhikrullah as a medium for relaxing the brain. This paper discusses the role of dhikrullah vibrations as a medium of relaxation in the brain as the human control center. Studies by Richard Gerber and David R. Hawkins provide significant data on the role of vibration as dhikrullah medicine and relaxation vibrations. To this day, the practice of dhikrullah can still be found widely among Muslim communities. The dhikrullah model was obtained qualitatively from 4 dhikrullah practitioner informants through participant observation and interviews. While brain wave samples were obtained quantitatively from 10 subjects via Electroencephalograph (EEG). From the field research, it was found that the dhikrullah model was found, and from the EEG recording results, it was found that the dhikrullah vibrations affected all subjects, produced a calming effect on all subjects, and were used as a medium for changing consciousness, as a medium for relaxation, and activating relaxation. The novelty of this research lies in the use of EEG to prove the effect of dhikrullah vibrations as a medium for relaxation in the brain. The results of this study make it clear that dhikrullah vibrations can be used by the parties as a medium to permanently increase relaxation in the brain.Abstrak: Dhikrullah menurut al-Quran merupakan fenomena vibroakustik yang mempengaruhi sistem saraf manusia. Di kalangan muslim, topik dhikrullah menjadi isu signifikan karena diyakini sebagai media yang menghubungkan manusia dengan Tuhan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dhikrullah sebagai media relaksasi otak manusia yang ditunjukkan dengan peran vibrational medicine dan vibrasi relaksasi. Metode penelititian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif menggunakan observasi dan interview, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari gelombang otak menggunakan Electro Encephalo Graf (EEG). Kajian ilmiah menyajikan data signifikan tentang peran vibrasi sebagai vibrational medicine dan vibrasi relaksasi. Hingga hari ini, praktek dhikrullah masih dapat ditemukan secara luas di kalangan masyarakat muslim. Model dhikrullah diperoleh secara kualitatif dari empat informan praktisi dhikrullah melalui observasi partisipan, dan wawancara. Sedangkan sampel gelombang otak diperoleh secara kuantitatif dari 10 subjek melalui Electro Encephalo Graf (EEG). Dari penelitian lapangan ditemukan model dhikrullah dan dari hasil perekaman EEG ditemukan vibrasi dhikrullah mempengaruhi seluruh subjek, menghasilkan efek tenang pada semua subjek, sebagai media perubahan kesadaran, sebagai media relaksasi dan mengaktifkan relaksasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan EEG untuk membuktikan pengaruh vibrasi dhikrullah sebagai media relaksasi pada otak. Hasil kajian tentang perubahan gelombang otak karena berzikir selama 3 hingga 5 menit memperjelas bahwa vibrasi dhikrullah dapat digunakan para pihak sebagai media untuk meningkatkan relaksasi pada otak secara permanen.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/article/view/17529</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/ekw.v9i2.17529</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Elkawnie; Vol. 9 No. 2 (2023); 231-245</dc:source>
	<dc:source>2460-8912</dc:source>
	<dc:source>2460-8920</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/elkawnie/article/view/17529/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Iskandar, Muhammad Dirhamsyah, Jasafat</dc:rights>
</oai_dc:dc>