Jurnal
Implementasi Batas Umur Pernikahan (Studi Kasus di Mahkamah Rendah Syari’ah Bukit Mertajam Pulau Pinang)
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam · Vol. 2 No. 2 (2019) · hlm. 485–501
- ISSN
- 2549-3167, 2549-3132
- Terbit
- 2019-05-29
- Penerbit
- Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
- Bahasa
- eng
Abstrak
Dalam Islam, tidak ada batasan umur untuk seseorang menikah, tetapi di Negeri Pulau Pinang terdapat ketentuan yang membatasi umur minimal untuk menikah. Artikel ini mengkaji penetepan Usia perkawinan di dalam Undang-undang Perkawinan di Malaysia, status serta konsekuasi hukum terhadap pernikahan anak di bawah umur tanpa persetujuan Mahkamah Rendah Syariah. Dalam pembahasan artikel ini, penulis menggunakan data primer dan sekunder, data primer diperoleh dari penelitian lapangan yaitu observasi ke beberapa tempat di Bukit Mertajam dan wawancara dengan pegawai di Mahkamah Rendah Syariah dan pihak-pihak terlibat langsung dalam proses pernikahan anak di bawah umur. Menyangkut ketentuan pernikahan anak di bawah umur di Negeri Pulau Pinang disebabkan oleh keinginan anak itu sendiri seperti terlanjur melakukan hubungan badan, tidak berminat untuk bersekolah, suka sama suka,dan sebagainya. Status dan konsekuasi hukum terhadap pernikahan anak di bawah umur tanpa persetujuan Mahkamah Rendah Syariah yaitu, Status nikahnya sah menurut syara’ tetapi tidak menurut undang-undang dan pernikahan yang dilangsungkan menyalahi ketentuan Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Negeri Pulau Pinang tahun 2004. Konsekuansi Hukumnya, pernikahan itu perlu diajukan untuk mengesahkan pernikahan tersebut agar sah menurut undang-undang. Jika tidak disahkan, pernikahan mereka tidak didata dalam negeri yang menyatakan bahwa mereka pernah menikah dan dampaknya mereka tidak dapat berbuat apapun tuntutan di mahkamah jika terjadi musibah dalam masa pernikahan mereka.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
31 penulis · 55 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Muhammad Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sumita Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syahrizal Abbas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dara Masyittah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hajarul Akbar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Cut Alya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ridwan Nurdin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shintia Afrillia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agustin Hanapi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Husnul | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rispalman Rispalman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nada Balkis Suci | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zaziratul Fariza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rita Zahara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meri Andani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mukhlis Mukhlis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Zairah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| syuhada Syuhada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ulfa Yuranisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurbaiti Nurbaiti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tarmizi M. Jakfar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suha Nazwa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syarifah Khairannur | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Armiadi Armiadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arifa Santi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Jalil Salam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aulil Amri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Beni Kharisma Arrasuli | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raisa Az-zahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.