Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Hambatan belajar matematika di pondok pesantren

Jurnal Analisa · Vol. 7 No. 1 (2021) · hlm. 46–55

DOI
10.15575/ja.v7i1.10106
ISSN
2549-5143, 2549-5135
Terbit
2021-06-24
Penerbit
Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia
Bahasa
ind

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar yang dialami santri dalam proses pembelajaran matematika di pondok pesantren. Kajian interpretatif digunakan untuk mengidentifikasi hambatan belajar yang dialami santri dalam proses pembelajaran matematika di pondok pesantren. Tujuan utama kajian interpretatif ini adalah memahami secara mendalam suatu realitas yang berbasis filosofi fenomenologis. Terdapat beberapa hambatan belajar yang dialami santri dalam pembelajaran matematika di pondok pesantren, yaitu: 1) Hambatan ontogenik yang dialami santri berasal hambatan ontogenik instrumental dan hambatan ontogenik konseptual sehingga berpengaruh terhadap hambatan ontogenik psikologis, yaitu membuat motivasi dan ketertarikan santri terhadap pembelajaran matematika menjadi menurun; 2) Hambatan didaktik terjadi karena kurikulum matematika yang digunakan sama dengan kurikulum matematika di SMA atau MA sehingga berpengaruh terhadap penyajian dan pengajaran matematika oleh guru di kelas karena mengejar materi yang banyak sedangkan jam pelajaran yang terbatas jadi tidak dapat memaksimalkan proses pembelajaran matematika dan mengakomodir peningkatan kemampuan santri yang terkait dengan kebutuhan mereka sebagai kader ulama, termasuk dalam meningkatkan kemampuan berfikir; 3) Hambatan epistemologis terjadi karena proses pembelajaran terpaku kepada buku teks SMA atau MA sehingga konteks pembelajaran sama dengan pembelajaran matematika di SMA atau MA dan tidak dikaitkan dengan konteks pengetahuan agama Islam atau sesuai dengan situasi (muqtadhal hal) pondok pesantren setempat.Kata kunci: Hambatan Didaktik, Hambatan Epistemologi, Hambatan Ontogenik, Learning Obstacle, SantriThis study aims to identify learning obstacles experienced by santri (students) in the mathematics learning process in Pesantren (Islamic Boarding School). Interpretive studies are used to identify learning obtstacles. There are several learning obstacles experienced by santri in the mathematics learning in Pesantren, namely: 1) The ontogenic obstacles experienced by santri come from instrumental ontogenic obstacles and conceptual ontogenic obstacles, so that they affect psychological ontogenic obstacles (motivation and interest); 2) Didactic obstacles occur because the mathematics curriculum used is the same as the mathematics curriculum in SMA or MA so that it affects the presentation and teaching of mathematics by teachers in the classroom because they pursue a lot of material while the lesson hours are limited so they cannot maximize the mathematics learning process and accommodate increased santri abilities related to their needs as a cadre of ulama; 3) Epistemological obstacles occur because the learning process is fixated on SMA or MA textbooks so that the learning context is the same as learning mathematics in SMA or MA and is not linked to the context of Islamic religious knowledge or according to the situation of PesantrenKeywords: Didactic Obstacles, Epistemological Obstacles, Islamic Boarding School, Learning Obstacles, Ontogenic Obstacles

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

30 penulis · 84 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Indonesia University of Education
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Darhim DarhimIndonesia University of Education3
Suhendra SuhendraAfiliasi tidak diketahui2
Siti FatimahAfiliasi tidak diketahui2
Nadiatun FirdaAfiliasi tidak diketahui2
Bambang Eko SusiloState University of Semarang2
Al JupriAfiliasi tidak diketahui2
Dilham FardianAfiliasi tidak diketahui2
Tatang HermanIndonesia University of Education1
Elah NurlaelahAfiliasi tidak diketahui1
Asep Bayu Dani NandiyantoAfiliasi tidak diketahui1
I Made SuarsanaAfiliasi tidak diketahui1
Zulkaidah Nur AhzanAfiliasi tidak diketahui1
Irianto IriantoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi WarliAfiliasi tidak diketahui1
Agung WicaksonoAfiliasi tidak diketahui1
Indah SuciatiAfiliasi tidak diketahui1
Arsyil WaritsmanAfiliasi tidak diketahui1
Nurihan NasirAfiliasi tidak diketahui1
Nurul HidayatiAfiliasi tidak diketahui1
Dewi KinasihAfiliasi tidak diketahui1
SugilarAfiliasi tidak diketahui1
Wafa IslamiyahAfiliasi tidak diketahui1
M Akbar GulvaraAfiliasi tidak diketahui1
Jarnawi Afgani DahlanAfiliasi tidak diketahui1
Rani SugiarniAfiliasi tidak diketahui1
Dadang JuandiIndonesia University of Education1
Sarah InayahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/analisa/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 7 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hambatan belajar matematika di pondok pesantren</dc:title>
	<dc:creator>Ramdhani, Sendi</dc:creator>
	<dc:creator>Suryadi, Didi</dc:creator>
	<dc:creator>Prabawanto, Sufyani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Didactic Obstacles</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Epistemological Obstacles</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Islamic Boarding School</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Learning Obstacles</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ontogenic Obstacles</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Santri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar yang dialami santri dalam proses pembelajaran matematika di pondok pesantren. Kajian interpretatif digunakan untuk mengidentifikasi hambatan belajar yang dialami santri dalam proses pembelajaran matematika di pondok pesantren. Tujuan utama kajian interpretatif ini adalah memahami secara mendalam suatu realitas yang berbasis filosofi fenomenologis. Terdapat beberapa hambatan belajar yang dialami santri dalam pembelajaran matematika di pondok pesantren, yaitu: 1) Hambatan ontogenik yang dialami santri berasal hambatan ontogenik instrumental dan hambatan ontogenik konseptual sehingga berpengaruh terhadap hambatan ontogenik psikologis, yaitu membuat motivasi dan ketertarikan santri terhadap pembelajaran matematika menjadi menurun; 2) Hambatan didaktik terjadi karena kurikulum matematika yang digunakan sama dengan kurikulum matematika di SMA atau MA sehingga berpengaruh terhadap penyajian dan pengajaran matematika oleh guru di kelas karena mengejar materi yang banyak sedangkan jam pelajaran yang terbatas jadi tidak dapat memaksimalkan proses pembelajaran matematika dan mengakomodir peningkatan kemampuan santri yang terkait dengan kebutuhan mereka sebagai kader ulama, termasuk dalam meningkatkan kemampuan berfikir; 3) Hambatan epistemologis terjadi karena proses pembelajaran terpaku kepada buku teks SMA atau MA sehingga konteks pembelajaran sama dengan pembelajaran matematika di SMA atau MA dan tidak dikaitkan dengan konteks pengetahuan agama Islam atau sesuai dengan situasi (muqtadhal hal) pondok pesantren setempat.Kata kunci: Hambatan Didaktik, Hambatan Epistemologi, Hambatan Ontogenik, Learning Obstacle, SantriThis study aims to identify learning obstacles experienced by santri (students) in the mathematics learning process in Pesantren (Islamic Boarding School). Interpretive studies are used to identify learning obtstacles. There are several learning obstacles experienced by santri in the mathematics learning in Pesantren, namely: 1) The ontogenic obstacles experienced by santri come from instrumental ontogenic obstacles and conceptual ontogenic obstacles, so that they affect psychological ontogenic obstacles (motivation and interest); 2) Didactic obstacles occur because the mathematics curriculum used is the same as the mathematics curriculum in SMA or MA so that it affects the presentation and teaching of mathematics by teachers in the classroom because they pursue a lot of material while the lesson hours are limited so they cannot maximize the mathematics learning process and accommodate increased santri abilities related to their needs as a cadre of ulama; 3) Epistemological obstacles occur because the learning process is fixated on SMA or MA textbooks so that the learning context is the same as learning mathematics in SMA or MA and is not linked to the context of Islamic religious knowledge or according to the situation of PesantrenKeywords: Didactic Obstacles, Epistemological Obstacles, Islamic Boarding School, Learning Obstacles, Ontogenic Obstacles</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/analisa/article/view/10106</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15575/ja.v7i1.10106</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Analisa; Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2021; 46-55</dc:source>
	<dc:source>2549-5143</dc:source>
	<dc:source>2549-5135</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/analisa/article/view/10106/5637</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Analisa</dc:rights>
</oai_dc:dc>