Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Content Analysis of Moral Da'wah Messages on @basyasman00 TikTok Account

Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) · Vol. 26 No. 1 (2026) · hlm. 39–58

DOI
10.15575/anida.v26i1.55622
ISSN
2550-1097
Terbit
2026-06-02
Penerbit
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstrak

Inggris

This study aims to analyze the moral da'wah message on the TikTok @basyasman00 account by focusing on three categories of morals, namely morality to Allah, morality towards fellow creatures, and morality towards the environment. This study uses a quantitative approach with Scott's content analysis method. The research data was in the form of 27 da'wah videos uploaded in the January-July 2022 period and analyzed through a coding sheet. The encoding process is carried out by three coder, while the inter-coder reliability is tested using Scott's Pi. The results of the reliability test showed a value of 0.52 which was in the moderate category. The findings of the study show that moral messages to Allah are the most dominant category with 11 videos or 41%, followed by moral messages towards fellow creatures as many as 10 videos or 37%, and moral messages towards the environment as many as 6 videos or 22%. These results show that moral da'wah on @basyasman00 account emphasizes strengthening human spiritual relationships with God, while social and ecological messages emerge as supporting themes. This research confirms that TikTok can be a space for the distribution of short video-based moral da'wah, but digital da'wah practices need to expand the balance of themes to include spiritual, social, and environmental dimensions in a more proportionate manner.

Bahasa Indonesia

Studi ini meneliti komunikasi antarbudaya di antara perempuan Togale di Halmahera Selatan, dengan fokus pada adaptasi, perlawanan, dan negosiasi identitas mereka dalam hubungan sosial multikultural. Dengan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi peserta, dan dokumentasi yang melibatkan perempuan Topale, tokoh agama, pelaku adat, pendidik, dan anggota masyarakat. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa identitas gender perempuan Togale dibentuk oleh adat (adat), agama, struktur keluarga, pengalaman sejarah, dan modernitas. Tradisi seperti o dailako, doro-raki, bobangu, dan sa'ali berfungsi untuk melindungi martabat perempuan sambil mengatur mobilitas, tubuh, dan partisipasi mereka. Studi ini menekankan perlunya mengakui agensi budaya perempuan adat dalam kebijakan tata kelola antarbudaya dan lokal yang sensitif gender. Penelitian ini memposisikan perempuan Togale bukan sebagai pembawa pasif tradisi tetapi sebagai subjek budaya aktif yang menegosiasikan identitas mereka, mempertahankan kohesi sosial, dan mengubah hubungan gender melalui komunikasi sehari-hari.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 85 tautan kepenulisan bersama · 14 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik STTT Bandung
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Halmuniati HalmuniatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
La Ode AsminInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
La IsaInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Solikhin SolikhinAfiliasi tidak diketahui1
Eko RiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Zainuddin ZainuddinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nilawati UteUniversitas Halu Oleo1
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo1
La NiampeAfiliasi tidak diketahui1
Wali Aya RumbiaUniversitas Halu Oleo1
Rosnawintang RosnawintangUniversitas Halu Oleo1
Muhammad AlwiAfiliasi tidak diketahui1
Basmi BasmiAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Ahmad SAfiliasi tidak diketahui1
Risnashari risnashariAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Tang AbdullahAfiliasi tidak diketahui1
Everistus RikardusAfiliasi tidak diketahui1
Hasrul Azwar HasibuanAfiliasi tidak diketahui1
Rusiadi RusiadiAfiliasi tidak diketahui1
Nasib NasibAfiliasi tidak diketahui1
Affendy Abu HassimAfiliasi tidak diketahui1
Suca RusdianAfiliasi tidak diketahui1
Noor Aimi Mohamad PuadAfiliasi tidak diketahui1
Rahma NurjanahAfiliasi tidak diketahui1
Adi BhaktiAfiliasi tidak diketahui1
Abu SanmasAfiliasi tidak diketahui1
Asep Hedi TurmudiAfiliasi tidak diketahui1
Zainuddin ZainuddinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Kurniawan KurniawanPoliteknik STTT Bandung1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Sumardona SumardonaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Mahrudin MahrudinAfiliasi tidak diketahui1
Agoes Moh. MoefadAfiliasi tidak diketahui1
Iklima SholichatiAfiliasi tidak diketahui1
Kadar NurjamanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/anida/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 7 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Content Analysis of Moral Da'wah Messages on @basyasman00 TikTok Account</dc:title>
	<dc:creator>Rafa’al, Mubaddilah</dc:creator>
	<dc:creator>Syaifuddin, Syaifuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Burhan, Burhan</dc:creator>
	<dc:creator>Rakhmat, Rakhmat</dc:creator>
	<dc:creator>Kartinen, Timo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Content analysis; digital da'wah; moral message; TikTok. </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Komunikasi antarbudaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">wanita Togale</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">negosiasi identitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">konstruksi gender</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study aims to analyze the moral da'wah message on the TikTok @basyasman00 account by focusing on three categories of morals, namely morality to Allah, morality towards fellow creatures, and morality towards the environment. This study uses a quantitative approach with Scott's content analysis method. The research data was in the form of 27 da'wah videos uploaded in the January-July 2022 period and analyzed through a coding sheet. The encoding process is carried out by three coder, while the inter-coder reliability is tested using Scott's Pi. The results of the reliability test showed a value of 0.52 which was in the moderate category. The findings of the study show that moral messages to Allah are the most dominant category with 11 videos or 41%, followed by moral messages towards fellow creatures as many as 10 videos or 37%, and moral messages towards the environment as many as 6 videos or 22%. These results show that moral da'wah on @basyasman00 account emphasizes strengthening human spiritual relationships with God, while social and ecological messages emerge as supporting themes. This research confirms that TikTok can be a space for the distribution of short video-based moral da'wah, but digital da'wah practices need to expand the balance of themes to include spiritual, social, and environmental dimensions in a more proportionate manner.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Studi ini meneliti komunikasi antarbudaya di antara perempuan Togale di Halmahera Selatan, dengan fokus pada adaptasi, perlawanan, dan negosiasi identitas mereka dalam hubungan sosial multikultural. Dengan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi peserta, dan dokumentasi yang melibatkan perempuan Topale, tokoh agama, pelaku adat, pendidik, dan anggota masyarakat. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa identitas gender perempuan Togale dibentuk oleh adat (adat), agama, struktur keluarga, pengalaman sejarah, dan modernitas. Tradisi seperti o dailako, doro-raki, bobangu, dan sa'ali berfungsi untuk melindungi martabat perempuan sambil mengatur mobilitas, tubuh, dan partisipasi mereka. Studi ini menekankan perlunya mengakui agensi budaya perempuan adat dalam kebijakan tata kelola antarbudaya dan lokal yang sensitif gender. Penelitian ini memposisikan perempuan Togale bukan sebagai pembawa pasif tradisi tetapi sebagai subjek budaya aktif yang menegosiasikan identitas mereka, mempertahankan kohesi sosial, dan mengubah hubungan gender melalui komunikasi sehari-hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/anida/article/view/55622</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15575/anida.v26i1.55622</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah); Vol. 26 No. 1 (2026): ANIDA (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah); 39-58</dc:source>
	<dc:source>2550-1097</dc:source>
	<dc:source>10.15575/anida.v26i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/anida/article/view/55622/16544</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Mubaddilah Rafa’al, Syaifuddin Syaifuddin, Burhan Burhan, Rakhmat Rakhmat, Timo Kartinen</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>