Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Al-Muhassinat Al-Ma’nawiyah dalam Al-Qur’an: Fenomena Ath-Thibaq dalam Surat Isra’

Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora · Vol. 2 No. 3 (2023) · hlm. 145–150

DOI
10.1557/djash.v2i3.31260
ISSN
2828-7878
Terbit
2023-12-18
Penerbit
Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Bahasa
ind

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk makna ath-thibaq atau kontradiksi dalam surah Al-Isra’ dalam kitab suci Al-Quran. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis disajikan secara informal dengan mendeskripsikan data menggunakan kata-kata biasa. Kajian ini memiliki urgensi untuk melihat kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman bagi umat Islam, diperintahkan setelah kitab-kitab suci sebelumnya, dan memiliki makna yang tepat dalam konteks peradaban manusia. Oleh karena itu, Al-Quran terus dijelajahi untuk mendapatkan makna yang komprehensif, termasuk melalui analisis makna ath-thibaq. Hasil penelitian menunjukkan 19 ayat yang memuat ath-thibaq dengan empat bentuk kontradiksi yang berbeda, melibatkan kontradiksi di tempat yang berbeda, kontradiksi makna kata yang sama, dan kontradiksi dalam kalimat.

Jaringan kolaborasi para penulis

12 penulis · 15 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Masyhuri Rifa'iAfiliasi tidak diketahui1
Fariz Risky FatahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Noviana YusantiAfiliasi tidak diketahui1
Rohanda RohandaAfiliasi tidak diketahui1
Kristina WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui1
Revky Oktavian SaktiAfiliasi tidak diketahui1
Zacky Yudin MunawarAfiliasi tidak diketahui1
Maolidya Asri Siwi FangestyAfiliasi tidak diketahui1
Nurwadjah AhmadAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/definisi/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 7 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Al-Muhassinat Al-Ma’nawiyah dalam Al-Qur’an: Fenomena Ath-Thibaq dalam Surat Isra’</dc:title>
	<dc:creator>Aziz, Muhammad Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Komarudin, R. Edi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk makna ath-thibaq atau kontradiksi dalam surah Al-Isra’ dalam kitab suci Al-Quran. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis disajikan secara informal dengan mendeskripsikan data menggunakan kata-kata biasa. Kajian ini memiliki urgensi untuk melihat kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman bagi umat Islam, diperintahkan setelah kitab-kitab suci sebelumnya, dan memiliki makna yang tepat dalam konteks peradaban manusia. Oleh karena itu, Al-Quran terus dijelajahi untuk mendapatkan makna yang komprehensif, termasuk melalui analisis makna ath-thibaq. Hasil penelitian menunjukkan 19 ayat yang memuat ath-thibaq dengan empat bentuk kontradiksi yang berbeda, melibatkan kontradiksi di tempat yang berbeda, kontradiksi makna kata yang sama, dan kontradiksi dalam kalimat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/definisi/article/view/31260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.1557/djash.v2i3.31260</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora; Vol. 2 No. 3 (2023): Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora; 145-150</dc:source>
	<dc:source>2828-7878</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/definisi/article/view/31260/10359</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora</dc:rights>
</oai_dc:dc>