Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN INFUSUM CACING TANAH (LUMBRICUS RUBELLUS) DENGAN TAMBAHAN KITOSAN UDANG PADA SALMONELLA THYPI

JURNAL ISTEK · Vol. 9 No. 2 (2015)

Terbit
2015-08-01
Penerbit
JURNAL ISTEK
Bahasa
eng

Abstrak

Pemanfaatan senyawa lumbricin dan bioaktif lainnya dari cacing tanah (Lumbricus rubellus) untuk obat tradisional, memiliki keterbatasan yaitu mudah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh pemanasan, pengolahan dan pada saat penyimpanan. Untuk itu diperlukan bahan pendukung agar senyawa bioaktif (lumbricin) yang terkandung dalam cacing tanah (L. rubellus) yaitu dengan menggunakan kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tambahan kitosan terhadap aktivitas antibakteri ekstrak cacing tanah pada S. thypi dengan melakukan pengujian antibakteri dilakukan dengan metode sumur (difusi agar), serta juga dilakukan uji antioksidan dengan metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil). Hasil penelitian ini yaitu konsentrasi optimum pemberian kitosan pada infusum cacing tanah dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. thypi adalah 1% dengan diameter zona hambat sebesar 1,09 mm. perlakuan kombinasi kitosan dengan infusum cacing tanah memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 antara 31,51 – 93,44 ppm.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 123 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Padjadjaran University
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ramadhani Eka PutraAfiliasi tidak diketahui5
Opik TaupiqurrohmanAfiliasi tidak diketahui4
Agus Dana PermanaAfiliasi tidak diketahui4
Ateng SupriyatnaAfiliasi tidak diketahui4
Astuti KusumoriniAfiliasi tidak diketahui4
Iman HernamanPadjadjaran University3
Mia RosmiatiAfiliasi tidak diketahui3
Mashuri MasriAfiliasi tidak diketahui3
sumiyati Sa’adahAfiliasi tidak diketahui2
Cecep HidayatAfiliasi tidak diketahui2
Opik Taupik KurahmanAfiliasi tidak diketahui2
Astri YuliawatiAfiliasi tidak diketahui2
Lusi HaerunnisaAfiliasi tidak diketahui2
Asep SupriadinAfiliasi tidak diketahui2
Isma Dwi KurniawanAfiliasi tidak diketahui2
Musa'adah Musa'adahAfiliasi tidak diketahui1
Adisty Virakawugi DarniwaAfiliasi tidak diketahui1
Muna MumtazahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Wisnu BurhanuddinAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Zaenal EpendiAfiliasi tidak diketahui1
Billy Nabil YuniAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad EfendiAfiliasi tidak diketahui1
Masita MasitaAfiliasi tidak diketahui1
Rusny RusnyAfiliasi tidak diketahui1
Cut MuthiadinAfiliasi tidak diketahui1
Lianah LianahAfiliasi tidak diketahui1
Siska TridesiantiAfiliasi tidak diketahui1
Fauziah Qurota AyuniAfiliasi tidak diketahui1
Epa PaujiahAfiliasi tidak diketahui1
Maratus SolikhaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad YusufUniversitas Halu Oleo1
Toto SubrotoAfiliasi tidak diketahui1
Sukma NuswantaraAfiliasi tidak diketahui1
Dina AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Firman RezaldiAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Farah SyarifahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN INFUSUM CACING TANAH (LUMBRICUS RUBELLUS) DENGAN TAMBAHAN KITOSAN UDANG PADA SALMONELLA THYPI</dc:title>
	<dc:creator>Suryani, Yani</dc:creator>
	<dc:creator>Sophia, Listia Wati</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyanto, Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Kinasih, Ida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemanfaatan senyawa lumbricin dan bioaktif lainnya dari cacing tanah (Lumbricus rubellus) untuk obat tradisional, memiliki keterbatasan yaitu mudah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh pemanasan, pengolahan dan pada saat penyimpanan. Untuk itu diperlukan bahan pendukung agar senyawa bioaktif (lumbricin) yang terkandung dalam cacing tanah (L. rubellus) yaitu dengan menggunakan kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tambahan kitosan terhadap aktivitas antibakteri ekstrak cacing tanah pada S. thypi dengan melakukan pengujian antibakteri dilakukan dengan metode sumur (difusi agar), serta juga dilakukan uji antioksidan dengan metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil). Hasil penelitian ini yaitu konsentrasi optimum pemberian kitosan pada infusum cacing tanah dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. thypi adalah 1% dengan diameter zona hambat sebesar 1,09 mm. perlakuan kombinasi kitosan dengan infusum cacing tanah memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 antara 31,51 – 93,44 ppm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURNAL ISTEK</dc:publisher>
	<dc:date>2015-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek/article/view/199</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL ISTEK; Vol. 9 No. 2 (2015): ISTEK</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek/article/view/199/214</dc:relation>
</oai_dc:dc>