Akses terbuka
Jurnal
Perbandingan Metode K-Means dan OPTICS dalam Penggerombolan Kemiskinan Multidimensi di Indonesia
KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika · Vol. 9 No. 2 (2024) · hlm. 198–207
ISSN 2686-0341, 2338-0896
Terbit 2024-11-30
Penerbit Department of Mathematics, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Bahasa eng
Abstrak
Kemiskinan multidimensi tetap menjadi tantangan serius di Indonesia meskipun telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pola kemiskinan multidimensi di 34 provinsi Indonesia menggunakan metode K-Means dan OPTICS Clustering. Data kemiskinan multidimensi yang digunakan mencakup aspek ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan, dan standar hidup dari Badan Pusat Statistik. Analisis statistik deskriptif mengungkapkan kesenjangan signifikan antar provinsi dalam berbagai dimensi kemiskinan, dengan korelasi tertinggi sebesar 0,4 antara dimensi pendidikan dan status ketenagakerjaan. K-Means Clustering mengidentifikasi 5 cluster provinsi dengan karakteristik beragam, menunjukkan adanya trade-off antara akses fasilitas dan tingkat kemiskinan. Sementara itu, OPTICS Clustering menghasilkan 2 cluster utama, dengan cluster 1 terdiri dari 24 provinsi yang memiliki kondisi cenderung homogen dan cluster 2 terdiri dari 7 provinsi dengan karakteristik yang berbeda secara signifikan. Perbandingan performa menunjukkan OPTICS unggul dengan nilai Silhouette Index dan WCSS yang lebih baik dibandingkan K-Means. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam analisis kemiskinan multidimensi di Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk merancang program pengentasan kemiskinan yang lebih terlokalisasi sesuai karakteristik masing-masing cluster.
Jaringan kolaborasi para penulis
23 penulis ·
43 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
IPB University Afiliasi tidak diketahui
Organisasi berbeda
Organisasi sama
Afiliasi tidak diketahui
Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.
Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/oai, pertama di-harvest 7 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="id-ID">Perbandingan Metode K-Means dan OPTICS dalam Penggerombolan Kemiskinan Multidimensi di Indonesia</dc:title>
<dc:creator>Sari, Devi Permata</dc:creator>
<dc:creator>Rizqi, Tasya Anisah</dc:creator>
<dc:creator>Fitrianto, Anwar</dc:creator>
<dc:creator>M.S, Erfiani</dc:creator>
<dc:creator>Jumansyah, L.M. Risman Dwi</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="id-ID">Kemiskinan multidimensi</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">Clustering</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">K-Means</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">OPTICS</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">Analisis regional</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengentasan kemiskinan</dc:subject>
<dc:description xml:lang="id-ID">Kemiskinan multidimensi tetap menjadi tantangan serius di Indonesia meskipun telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pola kemiskinan multidimensi di 34 provinsi Indonesia menggunakan metode K-Means dan OPTICS Clustering. Data kemiskinan multidimensi yang digunakan mencakup aspek ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan, dan standar hidup dari Badan Pusat Statistik. Analisis statistik deskriptif mengungkapkan kesenjangan signifikan antar provinsi dalam berbagai dimensi kemiskinan, dengan korelasi tertinggi sebesar 0,4 antara dimensi pendidikan dan status ketenagakerjaan. K-Means Clustering mengidentifikasi 5 cluster provinsi dengan karakteristik beragam, menunjukkan adanya trade-off antara akses fasilitas dan tingkat kemiskinan. Sementara itu, OPTICS Clustering menghasilkan 2 cluster utama, dengan cluster 1 terdiri dari 24 provinsi yang memiliki kondisi cenderung homogen dan cluster 2 terdiri dari 7 provinsi dengan karakteristik yang berbeda secara signifikan. Perbandingan performa menunjukkan OPTICS unggul dengan nilai Silhouette Index dan WCSS yang lebih baik dibandingkan K-Means. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam analisis kemiskinan multidimensi di Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk merancang program pengentasan kemiskinan yang lebih terlokalisasi sesuai karakteristik masing-masing cluster.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en-US">Department of Mathematics, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung</dc:publisher>
<dc:date>2024-11-30</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/article/view/39877</dc:identifier>
<dc:identifier>10.15575/kubik.v9i2.39877</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika; Vol. 9 No. 2 (2024): KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika; 198-207</dc:source>
<dc:source xml:lang="id-ID">KUBIK; Vol 9 No 2 (2024): KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika; 198-207</dc:source>
<dc:source>2686-0341</dc:source>
<dc:source>2338-0896</dc:source>
<dc:source>10.15575/kubik.v9i2</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kubik/article/view/39877/14588</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Devi Permata Sari</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Sitasi dan pengindeksan
OpenAlex
Belum diperiksa
Crossref
Belum diperiksa
Sitasi artikel ini
APA 7
Sari, D. P., Rizqi, T. A., Fitrianto, A., M.S, E., & Jumansyah, L. R. D. (2024). Perbandingan Metode K-Means dan OPTICS dalam Penggerombolan Kemiskinan Multidimensi di Indonesia. KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika, 9(2), 198–207. https://doi.org/10.15575/kubik.v9i2.39877
Salin
IEEE
D. P. Sari, T. A. Rizqi, A. Fitrianto, E. M.S, and L. R. D. Jumansyah, “Perbandingan Metode K-Means dan OPTICS dalam Penggerombolan Kemiskinan Multidimensi di Indonesia,” KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika, vol. 9, no. 2, pp. 198–207, 2024, doi: 10.15575/kubik.v9i2.39877.
Salin
Dibuat dari metadata jurnal; periksa nama penulis sebelum dipakai.