Perebutan kekuasaan melalui kegiatan pemilihan umum menjadi hal yang baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dengan diterapkannya sistem pemilihan langsung secara serentak di daerah. Pemilihan langsung di daerah memberikan peluang strategis bagi masyarakat sebagai penentu dalam mengarahkan pembangunan daerahnya di masa depan. Masyarakat memiliki daya tawar yang tinggi bagi seorang kandidat yang bertarung di Pilkada, sehingga perilaku masyarakat berpolitik dalam Pilkada menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Pemilih pemula yang merupakan bagian dari masyarakat, memiliki perilaku komunikasi politik tersendiri dalam menentukan pilihannya. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar pemilih pemula sangat terbuka terhadap perubahan secara kultural, pendidikan, maupun teknologi yang disampaikan melalui media massa dan komunikasi antarpesona sehingga memunculkan karakteristik pemilih pemula yang memilih pemimpin berdasarkan pertimbangan rasional, psikologis, dan sosiologis
Collaboration network of the authors
6 authors ·
9 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Padjadjaran University
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.