Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PERAN JARINGAN KOMUNIKASI DALAM GERAKAN SOSIAL UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (JKISKI) · Vol. 1 No. 1 (2016)

DOI
10.25008/jkiski.v1i1.33
ISSN
2503-0795, 2548-8740
Terbit
2016-03-04
Penerbit
Jurnal Komuniksi ISKI

Abstrak

Fokus tulisan ini yaitu peran jaringan komunikasi dalam gerakan sosial, khususnya terkait upaya pelestarian lingkungan hidup. Tulisan ini diangkat dari fenomena gerakan sosial yang semakin marak terjadi di Indonesia sejalan dengan krisis ekologi yang semakin hari semakin meluas sehubungan dengan konsesi pertambangan, kehutanan, dan perkebunan dari berbagai perusahaan dalam dan luar negeri. Terbentuknya berbagai gerakan sosial untuk memperjuangkan keadilan lingkungan dalam menghadapi meluasnya konsesi-konsesi tersebut. Penulis menggunakan jaringan komunikasi untuk menganalisis gerakan sosial karena jaringan bisa menjelaskan proses mobilisasi dan proses dinamika relasi seseorang yang menyebabkan individu terdorong melakukan gerakan sosial serta dapat melihat proses berkembangnya gerakan sosial. Para ahli menunjukkan bahwa orang ikut serta dalam gerakan sosial karena mereka berbagi norma-norma dan nilai tertentu yang berhubungan kepada suatu wilayah khusus dalam pertentangan politik. Pembahasan mengenai gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan terkait dengan komunikasi lingkungan yaitu komunikasi yang mengarah kepada perubahan perilaku individu untuk melestarikan lingkungan. Dalam komunikasi lingkungan, individu atau manusia dapat menjadi pelestari atau perusak lingkungan. Komunikasi dapat menjadi salah satu cara untuk mempengaruhi perilaku individu.

Jaringan kolaborasi para penulis

6 penulis · 9 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • IPB University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sumardjo SumardjoIPB University1
Iman IndratiIPB University1
Anna FatchiyaIPB University1
Dwiki Faiz SarviantoAfiliasi tidak diketahui1
Lala M. KolopakingAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Data ini berasal dari Crossref (yang disetorkan penerbit), karena endpoint OAI-PMH milik jurnal tidak dapat di-harvest.

Sumber metadata: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2503-0795/works, pertama di-harvest 29 Okt 2026, terakhir terlihat 1 Nov 2026.
Metadata sebagai oai_dc, dikonversi dari Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>PERAN JARINGAN KOMUNIKASI DALAM GERAKAN SOSIAL UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP</dc:title><dc:creator>Hapsari, Dwi Retno</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Fokus tulisan ini yaitu peran jaringan komunikasi dalam gerakan sosial, khususnya terkait upaya pelestarian lingkungan hidup. Tulisan ini diangkat dari fenomena gerakan sosial yang semakin marak terjadi di Indonesia sejalan dengan krisis ekologi yang semakin hari semakin meluas sehubungan dengan konsesi pertambangan, kehutanan, dan perkebunan dari berbagai perusahaan dalam dan luar negeri. Terbentuknya berbagai gerakan sosial untuk memperjuangkan keadilan lingkungan dalam menghadapi meluasnya konsesi-konsesi tersebut. Penulis menggunakan jaringan komunikasi untuk menganalisis gerakan sosial karena jaringan bisa menjelaskan proses mobilisasi dan proses dinamika relasi seseorang yang menyebabkan individu terdorong melakukan gerakan sosial serta dapat melihat proses berkembangnya gerakan sosial. Para ahli menunjukkan bahwa orang ikut serta dalam gerakan sosial karena mereka berbagi norma-norma dan nilai tertentu yang berhubungan kepada suatu wilayah khusus dalam pertentangan politik. Pembahasan mengenai gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan terkait dengan komunikasi lingkungan yaitu komunikasi yang mengarah kepada perubahan perilaku individu untuk melestarikan lingkungan. Dalam komunikasi lingkungan, individu atau manusia dapat menjadi pelestari atau perusak lingkungan. Komunikasi dapat menjadi salah satu cara untuk mempengaruhi perilaku individu.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Jurnal Komuniksi ISKI</dc:publisher><dc:date>2016-03-04</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.25008/jkiski.v1i1.33</dc:identifier><dc:identifier>10.25008/jkiski.v1i1.33</dc:identifier><dc:source>Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia; Vol 1 No 1 (2016); 25</dc:source><dc:source>2503-0795</dc:source><dc:source>2548-8740</dc:source><dc:relation>http://www.jurnal-iski.or.id/index.php/jkiski/article/viewFile/33/21</dc:relation></oai_dc:dc>