Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLAKA: The Relationship Between Personal Hygiene and Environmental Sanitation and the Incidence of Stunting Among Toddlers in the Working Area of Kolaka Public Health Center

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 6 No. 2 (2025) · pp. 53–62

DOI
10.37887/jkl-uho.v6i2.65
ISSN
2723-5203
Published
2025-07-31
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat masyarakat serius di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara yang beberapa tahun ini kasusnya terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 96 sampel yang diambil dengan teknik systematic random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara pada tahun 2024 (p-value=0,198 > α=0,05). Selain itu, tidak ada hubungan antara sarana air bersih (p-value=0,073 > α=0,05) dan sarana jamban (p-value=1 > α=0,05) dengan kejadian stunting. Namun, terdapat hubungan signifikan antara sarana pengelolaan sampah (p-value=0,000 < α=0,05) serta sarana saluran pembuangan air limbah (p-value=0,001 < α=0,05) dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara personal hygiene, sarana air bersih, dan sarana jamban dengan kejadian stunting pada balita, sementara ada hubungan antara sarana pengelolaan sampah dan sarana saluran pembuangan air limbah dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kolaka.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 189 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhadi SuhadiAffiliation unknown6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Febriana MuchtarAffiliation unknown5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo5
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Sri SusantyAffiliation unknown2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Putriana PutrianaAffiliation unknown2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Nining Nur ThoyyebUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1
Indrayanti FauziahUniversitas Halu Oleo1
Ririn Ali RahminAffiliation unknown1
yftinan azizaAffiliation unknown1
Sukma RizkiAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Hamliati MustaAffiliation unknown1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Farit RezalAffiliation unknown1
Ulva Ayu LestariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLAKA:  The Relationship Between Personal Hygiene and Environmental Sanitation and the Incidence of Stunting Among Toddlers in the Working Area of Kolaka  Public Health Center</dc:title>
	<dc:creator>Mujahidin, Azzahra Ayu Jelita</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Devi Savitri</dc:creator>
	<dc:creator>Saktiansyah, La Ode Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">stunting</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">personal hygiene</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sanitasi lingkungan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat masyarakat serius di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara yang beberapa tahun ini kasusnya terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 96 sampel yang diambil dengan teknik systematic random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Kolaka sulawesi tenggara pada tahun 2024 (p-value=0,198 &amp;gt; α=0,05). Selain itu, tidak ada hubungan antara sarana air bersih (p-value=0,073 &amp;gt; α=0,05) dan sarana jamban (p-value=1  &amp;gt; α=0,05) dengan kejadian stunting. Namun, terdapat hubungan signifikan antara sarana pengelolaan sampah (p-value=0,000 &amp;lt; α=0,05) serta sarana saluran pembuangan air limbah (p-value=0,001 &amp;lt; α=0,05) dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara personal hygiene, sarana air bersih, dan sarana jamban dengan kejadian stunting pada balita, sementara ada hubungan antara sarana pengelolaan sampah dan sarana saluran pembuangan air limbah dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kolaka.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/65</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v6i2.65</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 53-62</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/65/116</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>