Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

GAMBARAN KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN BARONANG (Siganus sp) DAN IKAN TONGKOL (Auxix rochei sp) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN KOTA KENDARI: Profile of Microplastic Content in Rabbitfish (Siganus sp.) and Bullet Tuna (Auxis rochei sp.) at the Fish Auction Site in Kendari City

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 6 No. 1 (2025) · pp. 94–98

DOI
10.37887/jkl-uho.v6i1.70
ISSN
2723-5203
Published
2025-04-30
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Mikroplastik merupakan suatu partikel plastik dengan diameter kurang dari 5 mm. Keberadaan mikroplastik di lingkungan dapat menjadi suatu masalah apabila menyebabkan kontaminasi mikroplastik pada perairan di masa yang akan datang, sehingga dikhawatirkan dapat menjadi suatu ancaman global dengan berbagai implikasinya pada kondisi sosial serta lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat mikroplastik pada saluran pencernaan ikan baronang dan ikan tongkol. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 5 ekor ikan baronang dan 5 ekor ikan tongkol yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan yang di daratkan di tempat pelelangan ikan kota kendari. Penelitian ini di lakukan di laboratorium Entomologi Universitas Mandala Waluya. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 5 sampel saluran pencernaan ikan baronang terdapat 4 (80%) positif mengandung mikroplastik dan 1 (20%) negatif yaitu tidak terdapat mikroplastik. Dari 5 sampel saluran pencernaan ikan tongkol terdapat 3 (60% ) positif mengandung mikroplastik dan 2 (40%) negatif tidak terdapat mikroplastik. Kesimpulan dalam penelitian ini 70% ikan yang diteliti mengandung mikroplastik dan 30% tidak terdapat mikroplastik. Tipe mikroplastik yang di temukan yaitu mikro fiber yang berasal dari berbagai sumber pencemaran plastik di wilayah perairan sekitar pelelangan ikan Kota Kendari.

Keywords

Collaboration network of the authors

25 authors · 70 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Mandala Waluya
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sapril KartiniUniversitas Mandala Waluya1
Vicha Nur FatanahUniversitas Mandala Waluya1
Hadi ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo1
Heny SasmitaAffiliation unknown1
Ucu Wandi SoemantriAffiliation unknown1
Siti Nur RamdaniatiAffiliation unknown1
Lambang Satria HimawanAffiliation unknown1
E. Egriana HandayaniAffiliation unknown1
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
DIAH WINDARIAffiliation unknown1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Rahmatia SariAffiliation unknown1
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo1
Lymbran TinaAffiliation unknown1
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Nurfadila MaulidyahAffiliation unknown1
Pitrah AsfianAffiliation unknown1
Muhammad RizhkalAffiliation unknown1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Suharni SuharniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN BARONANG (Siganus sp) DAN IKAN TONGKOL (Auxix rochei sp) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN KOTA KENDARI: Profile of Microplastic Content in Rabbitfish (Siganus sp.) and Bullet Tuna  (Auxis rochei sp.) at the Fish Auction Site in Kendari City</dc:title>
	<dc:creator>Tasrun, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Syaputri, Fatjrina</dc:creator>
	<dc:creator>Ardiansyah, Ririn Teguh</dc:creator>
	<dc:creator>Iqbah, Indra Purnama</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mikroplastik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">baronang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">tongkol</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">fiber</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mikroplastik merupakan suatu partikel plastik dengan diameter kurang dari 5 mm. Keberadaan mikroplastik di lingkungan dapat menjadi suatu masalah apabila menyebabkan kontaminasi mikroplastik pada perairan di masa yang akan datang, sehingga dikhawatirkan dapat menjadi suatu ancaman global dengan berbagai implikasinya pada kondisi sosial serta lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat mikroplastik pada saluran pencernaan ikan baronang dan ikan tongkol. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 5 ekor ikan baronang dan 5 ekor ikan tongkol yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan yang di daratkan di tempat pelelangan ikan kota kendari. Penelitian ini di lakukan di laboratorium Entomologi Universitas Mandala Waluya. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 5 sampel saluran pencernaan ikan baronang terdapat 4 (80%) positif mengandung mikroplastik dan 1 (20%) negatif yaitu tidak terdapat mikroplastik. Dari 5 sampel saluran pencernaan ikan tongkol terdapat 3 (60% ) positif mengandung mikroplastik dan 2 (40%) negatif tidak terdapat mikroplastik. Kesimpulan dalam penelitian ini 70% ikan yang diteliti mengandung mikroplastik dan 30% tidak terdapat mikroplastik. Tipe mikroplastik yang di temukan yaitu mikro fiber yang berasal dari berbagai sumber pencemaran plastik di wilayah perairan sekitar pelelangan ikan Kota Kendari.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/70</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v6i1.70</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 6 No. 1 (2025):  Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 94-98</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/70/135</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>