GAMBARAN KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN BARONANG (Siganus sp) DAN IKAN TONGKOL (Auxix rochei sp) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN KOTA KENDARI: Profile of Microplastic Content in Rabbitfish (Siganus sp.) and Bullet Tuna (Auxis rochei sp.) at the Fish Auction Site in Kendari City
Mikroplastik merupakan suatu partikel plastik dengan diameter kurang dari 5 mm. Keberadaan mikroplastik di lingkungan dapat menjadi suatu masalah apabila menyebabkan kontaminasi mikroplastik pada perairan di masa yang akan datang, sehingga dikhawatirkan dapat menjadi suatu ancaman global dengan berbagai implikasinya pada kondisi sosial serta lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat mikroplastik pada saluran pencernaan ikan baronang dan ikan tongkol. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 5 ekor ikan baronang dan 5 ekor ikan tongkol yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan yang di daratkan di tempat pelelangan ikan kota kendari. Penelitian ini di lakukan di laboratorium Entomologi Universitas Mandala Waluya. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 5 sampel saluran pencernaan ikan baronang terdapat 4 (80%) positif mengandung mikroplastik dan 1 (20%) negatif yaitu tidak terdapat mikroplastik. Dari 5 sampel saluran pencernaan ikan tongkol terdapat 3 (60% ) positif mengandung mikroplastik dan 2 (40%) negatif tidak terdapat mikroplastik. Kesimpulan dalam penelitian ini 70% ikan yang diteliti mengandung mikroplastik dan 30% tidak terdapat mikroplastik. Tipe mikroplastik yang di temukan yaitu mikro fiber yang berasal dari berbagai sumber pencemaran plastik di wilayah perairan sekitar pelelangan ikan Kota Kendari.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.