Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI: Environmental Sanitation as a Determinant of Stunting among Under-Five Children in in the Service Area of Mata Primary Health Care Center Kendari City

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 6 No. 4 (2026) · pp. 24–31

DOI
10.37887/jkl-uho.v6i4.98
ISSN
2723-5203
Published
2026-01-31
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi, terserang infeksi penyakit, maupun stimulasi yang tak memadai yang menyebabkan anak menjadi pendek atau sangat pendek. Berdasarkan data di Wilayah Kerja Puskesmas Mata Prevalensi balita stunting pada tahun 2020 kasus stunting mencapai 63 kasus, dan pada tahun 2021 sebanyak 43 kasus, pada tahun 2022 mencapai 75 kasus mengalami penurunan pada tahun 20 23 mencapai 67 kasus stunting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mata Kota Kendari Tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini sebanyak 65 responden balita dengan menggunakan proportional random sampling. Hasil penelitian yang dilakukan pada 65 responden balita didapatkan hasil uji statistik yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketersediaan sarana penyediaan air bersih dengan kejadian stunting (p-value = 0,000), ada hubungan antara kondisi sarana tempat pembuangan sampah dengan kejadian stunting dengan kejadian stunting (p-value = 0,000), ada hubungan antara sarana jamban keluarga dengan kejadian stunting (p-value = 0,000), tidak ada hubungan antara kepemilikan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting (p-value = 0,468). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara ketersediaan sarana penyedian air bersih, sarana tempat pembuangan sampah, sarana jamban keluarga, dan tidak ada hubungan signifikan antara kepemilikan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Mata Kota Kendari.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 235 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo7
Ambo SakkaAffiliation unknown6
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo4
Irma IrmaAffiliation unknown3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
Titin ZumartinAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Ernawati RambiUniversitas Halu Oleo1
Sitti AsmanurUniversitas Halu Oleo1
YasnaniAffiliation unknown1
Muh. Fadel Fitriansyah AswinUniversitas Halu Oleo1
Nurmilasari NurmilasariUniversitas Halu Oleo1
Sartiah Yusran Sartiah YusranAffiliation unknown1
Hayati HayatiUniversitas Halu Oleo1
Ririn Ali RahminAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA  DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI : Environmental Sanitation as a Determinant of Stunting among Under-Five Children in in the Service Area of Mata Primary Health Care Center Kendari City</dc:title>
	<dc:creator>Nayani, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Karimuna , Siti Rabbani</dc:creator>
	<dc:creator>Paridah , Paridah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">balita</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sanitasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">stunting</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi, terserang infeksi penyakit, maupun stimulasi yang tak memadai yang menyebabkan anak menjadi pendek atau sangat pendek. Berdasarkan data di Wilayah Kerja Puskesmas Mata Prevalensi balita stunting pada tahun 2020 kasus stunting mencapai 63 kasus, dan pada tahun 2021 sebanyak 43 kasus, pada tahun 2022 mencapai 75 kasus mengalami penurunan pada tahun 20 23 mencapai 67 kasus stunting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mata Kota Kendari Tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini sebanyak 65 responden balita dengan menggunakan proportional random sampling. Hasil penelitian yang dilakukan pada 65 responden balita didapatkan hasil uji statistik yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketersediaan sarana penyediaan air bersih dengan kejadian stunting  (p-value = 0,000), ada hubungan antara kondisi sarana tempat pembuangan sampah dengan kejadian stunting dengan kejadian stunting (p-value = 0,000), ada hubungan antara sarana jamban keluarga dengan kejadian stunting (p-value = 0,000), tidak ada hubungan antara kepemilikan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting (p-value = 0,468). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara ketersediaan sarana penyedian air bersih, sarana tempat pembuangan sampah, sarana jamban keluarga, dan tidak ada hubungan signifikan antara kepemilikan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Mata Kota Kendari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/98</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v6i4.98</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 24-31</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/98/85</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>