Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

AREA BERISIKO PERSAMPAHAN BERDASARKAN PARAMETER STUDI EHRA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023; PEMODELAN SPASIAL: Waste Risk Areas Based on EHRA Study Parameters in Kendari City in 2023: A Spatial Modeling Approach

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 6 No. 2 (2025) · pp. 83–89

DOI
10.37887/jkl-uho.v6i2.111
ISSN
2723-5203
Published
2025-07-31
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Kota Kendari, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, terus berkembang pesat dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang dinamis. Namun, di balik kemajuan tersebut, persoalan sampah menjadi tantangan serius yang belum terselesaikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengumpulan data dilakukan melalui survei rumah tangga dengan mengisi kuesioner dan lembar observasi. Sasaran penelitian sebanyak 40 rumah setiap kelurahan. Dengan jumlah 65 kelurahan yang ada di Kota Kendari sehingga menghasilkan total sampel sebanyak 2.600 rumah tangga. Nilai indeks resiko setiap kelurahan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan indeks risiko tertinggi terjadi di Kelurahan Bungkutoko dengan nilai 96,88. Terendah terjadi pada Kelurahan Punggaloba dengan nilai 7,50. Daerah dengan tingkat risiko sangat tinggi menjadi prioritas intervensi untuk penaganan permasalahan terkait dengan persampahan. simpulan penelitian ialah Pendekatan spasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) efektif dalam memetakan daerah berisiko, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk menetapkan prioritas intervensi dalam penanganan permasalahan persampahan secara lebih terarah dan berbasis data.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 209 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irma IrmaAffiliation unknown6
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo5
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
inen mpungiAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Fera AtmawatiAffiliation unknown1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Athisa Dwi Junisa RizkijantiAffiliation unknown1
Wa Ode Fati AzahraAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
nuradinda lestariAffiliation unknown1
Waode HamsilniAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Anugrah Dwi PutriAffiliation unknown1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Wulandi TongaAffiliation unknown1
Cindy PuspitafuriAffiliation unknown1
Fitria RamadhaniAffiliation unknown1
Fillya Cahaya A. LatifAffiliation unknown1
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo1
Muhammad FitrahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AREA BERISIKO PERSAMPAHAN BERDASARKAN PARAMETER STUDI EHRA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023; PEMODELAN SPASIAL: Waste Risk Areas Based on EHRA Study Parameters in Kendari City in 2023:  A Spatial Modeling Approach</dc:title>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Persampahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">area berisiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">spasial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Indonesia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kota Kendari, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, terus berkembang pesat dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang dinamis. Namun, di balik kemajuan tersebut, persoalan sampah menjadi tantangan serius yang belum terselesaikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengumpulan data dilakukan melalui survei rumah tangga dengan mengisi kuesioner dan lembar observasi. Sasaran penelitian sebanyak 40 rumah setiap kelurahan. Dengan jumlah 65 kelurahan yang ada di Kota Kendari sehingga menghasilkan total sampel sebanyak 2.600 rumah tangga. Nilai indeks resiko setiap kelurahan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan indeks risiko tertinggi terjadi di Kelurahan Bungkutoko dengan nilai 96,88. Terendah terjadi pada Kelurahan Punggaloba dengan nilai 7,50. Daerah dengan tingkat risiko sangat tinggi menjadi prioritas intervensi untuk penaganan permasalahan terkait dengan persampahan. simpulan penelitian ialah Pendekatan spasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) efektif dalam memetakan daerah berisiko, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk menetapkan prioritas intervensi dalam penanganan permasalahan persampahan secara lebih terarah dan berbasis data.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/111</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v6i2.111</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 83-89</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/111/121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>