Jurnal SINTA 4
GAMBARAN KONDISI SANITASI LINGKUNGAN DAN KEBERADAAN VEKTOR LALAT DI AREA SEKITAR PELABUHAN FERRY KENDARI-LANGARA KOTA KENDARI: Environmental Sanitation Conditions And The Presence of Fly Vectors in The Surrounding Area of Kendari–Langara Ferry Port, Kendari City
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 7 No. 2 (2026) · pp. 51–59
- ISSN
- 2723-5203
- Published
- 2026-07-31
- Publisher
- Departemen Kesehatan Lingkungan
- Language
- eng
Abstract
Sanitasi lingkungan merupakan komponen penting dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan, terutama yang berkaitan dengan keberadaan vektor penyakit seperti lalat. Berdasarkan kajian teori kesehatan lingkungan dan hasil penelitian sebelumnya, kondisi sanitasi yang tidak memenuhi syarat—meliputi pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah, serta fasilitas sanitasi dasar—dapat meningkatkan kepadatan lalat sebagai vektor mekanik berbagai penyakit, seperti diare. Kawasan pelabuhan sebagai fasilitas umum dengan mobilitas manusia dan barang yang tinggi berpotensi mengalami permasalahan sanitasi yang dapat mendukung berkembangnya vektor. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi lingkungan terhadap keberadaan vektor lalat di area sekitar Pelabuhan Ferry Kendari–Langara Kota Kendari tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis observasional deskriptif dan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 dengan sampel sebanyak 21 titik observasi yang ditentukan melalui teknik total sampling dalam radius 100 meter dari kawasan pelabuhan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kebersihan lingkungan, kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), dan jamban, serta pengukuran kepadatan lalat menggunakan metode fly grill selama 30 detik pada setiap titik pengamatan. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi memiliki kebersihan lingkungan yang baik (66,67%), namun mayoritas belum memiliki TPS (90,48%). Sebanyak 71,43% lokasi telah memiliki SPAL dan 57,14% memiliki jamban. Kepadatan lalat berkisar antara 0,60–7,80 dengan nilai rata-rata 3,62. Lokasi dengan kondisi sanitasi kurang baik cenderung memiliki kepadatan lalat yang lebih tinggi. Kesimpulannya, kondisi sanitasi lingkungan di sekitar pelabuhan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam penyediaan TPS, perbaikan SPAL, dan fasilitas jamban untuk menekan kepadatan lalat serta mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan.Top of FormBottom of FormTop of FormBottom of Form
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 170 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Tribhuwana Tunggadewi
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Jumakil Jumakil | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Yusuf Sabilu | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Yasnani Yasnani | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Paridah Paridah | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Muhamad Sety | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Harleli Harleli | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Arum Dian Pratiwi | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Ali Imran Ahmad | Affiliation unknown | 2 |
| Hariati Lestari | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Melly Erdana | Affiliation unknown | 2 |
| Dimas Melianto Saputra Bahtiar | Affiliation unknown | 2 |
| Lymbran Tina | Affiliation unknown | 2 |
| Jafriati Jafriati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Lisnawaty Lisnawaty | Affiliation unknown | 2 |
| Febriana Muchtar | Affiliation unknown | 2 |
| Nani Yuniar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Tanzil Tanzil | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Syaifuddin S. Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Iin Arianti | Affiliation unknown | 1 |
| Akifah Akifah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rastika Dwiyanti Liaran | Affiliation unknown | 1 |
| Husnul Khatimah | Affiliation unknown | 1 |
| Indah Ade Prianti | Affiliation unknown | 1 |
| Putu Eka Meiyana Erawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Fitrah | Affiliation unknown | 1 |
| Fithria Fithria | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Liaumin Azim | Affiliation unknown | 1 |
| Mustafsyira Mustafsyira | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Halia Masriani | Affiliation unknown | 1 |
| Fifi Nirmala G | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Mariah Alqibthiah | Affiliation unknown | 1 |
| Muliawaty Muliawaty | Affiliation unknown | 1 |
| Nuraevindah Nuraevindah | Affiliation unknown | 1 |
| Swaidatul Masluhiya | Universitas Tribhuwana Tunggadewi | 1 |
| Yusti Andini | Affiliation unknown | 1 |
| Fifi Nirmala G | Affiliation unknown | 1 |
| Noor Fitria | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.