Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

IDENTIFIKASI TEMPAT PERINDUKAN NYAMUK Aedes spp. DI LINGKUNGAN PERMUKIMAN DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) KABUPATEN MALANG: Identification Of Aedes spp. Breeding Sites In Residential Areas Of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)-Endemic Regions In Malang Regency

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 7 No. 1 (2026) · pp. 71–78

DOI
10.37887/jkl-uho.v7i1.172
ISSN
2723-5203
Published
2026-04-30
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes spp. dan hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi distribusi tempat penampungan air (TPA) yang berpotensi sebagai habitat perindukan nyamuk Aedes spp. di kawasan permukiman endemis DBD Kabupaten Malang. Studi menggunakan rancangan survei deskriptif melalui pengamatan langsung terhadap 404 TPA di dalam dan luar rumah dari 102 kepala keluarga. Dari hasil survei ditemukan bahwa sebagian besar TPA berada di luar rumah (72,0%), dengan jenis yang paling sering dijumpai berupa bak mandi (24,3%), tong sampah (18,3%), dan vas bunga (13,6%). Di dalam rumah, bak mandi tercatat sebagai TPA terbanyak sekaligus paling berisiko menjadi tempat berkembang biaknya Aedes aegypti. Tidak terkelolanya berbagai jenis TPA secara baik di lingkungan permukiman turut memperbesar peluang terjadinya penularan DBD. Bak mandi di dalam rumah merupakan TPA prioritas yang harus menjadi sasaran utama program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk menekan risiko penularan DBD di daerah endemis Kabupaten Malang.

Keywords

Collaboration network of the authors

13 authors · 29 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dian EkayantiUniversitas Halu Oleo1
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo1
Swaidatul Masluhiya AfUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo1
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo1
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown1
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown1
Andarias Julias WijayaAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Irma IrmaAffiliation unknown1
Lymbran TinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI TEMPAT PERINDUKAN NYAMUK Aedes spp. DI LINGKUNGAN PERMUKIMAN DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)  KABUPATEN MALANG:  Identification Of Aedes spp. Breeding Sites In Residential Areas Of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)-Endemic Regions In Malang Regency</dc:title>
	<dc:creator>Swaidatul Masluhiya</dc:creator>
	<dc:creator>Irma, Irma</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aedes spp.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">jentik nyamuk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">tempat penampungan air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">DBD</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Malang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes spp. dan hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi distribusi tempat penampungan air (TPA) yang berpotensi sebagai habitat perindukan nyamuk Aedes spp. di kawasan permukiman endemis DBD Kabupaten Malang. Studi menggunakan rancangan survei deskriptif melalui pengamatan langsung terhadap 404 TPA di dalam dan luar rumah dari 102 kepala keluarga. Dari hasil survei ditemukan bahwa sebagian besar TPA berada di luar rumah (72,0%), dengan jenis yang paling sering dijumpai berupa bak mandi (24,3%), tong sampah (18,3%), dan vas bunga (13,6%). Di dalam rumah, bak mandi tercatat sebagai TPA terbanyak sekaligus paling berisiko menjadi tempat berkembang biaknya Aedes aegypti. Tidak terkelolanya berbagai jenis TPA secara baik di lingkungan permukiman turut memperbesar peluang terjadinya penularan DBD. Bak mandi di dalam rumah merupakan TPA prioritas yang harus menjadi sasaran utama program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk menekan risiko penularan DBD di daerah endemis Kabupaten Malang.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/172</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v7i1.172</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 71-78</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/172/79</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>