Jurnal SINTA 4
ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA KERANG POKEA (Batissa violacea celebensis) DI SUNGAI POHARA KECAMATAN SAMPARA KABUPATEN KONAWE MENGGUNAKAN METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS): Analysis Of Lead (Pb) Concentrations in Pokea Clams (Batissa violacea celebensis) From the Pohara River, Sampara District, Konawe Regency, Using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS)
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 7 No. 1 (2026) · pp. 87–91
- ISSN
- 2723-5203
- Published
- 2026-04-30
- Publisher
- Departemen Kesehatan Lingkungan
- Language
- eng
Abstract
Kerang pokea (Batissa violacea celebensis) adalah kerang air tawar yang termasuk dalam famili Corbiculidae dan umumnya ditemukan di Sulawesi Tenggara. Sebagai organisme penyaring, kerang ini berpotensi mengakumulasi logam berat seperti timbal (Pb), yang menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia. Timbal (Pb) adalah logam berat yang beracun, tidak dapat terurai secara hayati, dan dapat menyebabkan efek kesehatan yang merugikan, termasuk anemia akibat penghambatan sintesis hemoglobin, gangguan neurologis, kerusakan ginjal, hipertensi, dan penurunan kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat timbal (Pb) pada kerang pokea (Batissa violacea celebensis) yang dikumpulkan dari Sungai Pohara, Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yakni dengan menggunakan pengamatan laboratorium untuk menganalisis kadar logam berat Timbal (Pb) pada kerang pokea (Batissa violacea celebensis) menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Sampel pada penelitian ini adalah kerang pokea (Batissa violacea celebensis) yang berada di sungai Pohara dari tiga titik pengambilan sampel yang berbeda di sepanjang sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar timbal (Pb) pada titik pengambilan sampel I dan II identik pada 0,0025 mg/L, sementara pada titik pengambilan sampel III kadar timbal (Pb) sedikit lebih tinggi yaitu 0,0027 mg/L. Nilai-nilai ini berada di bawah batas maksimum yang diizinkan untuk timbal dalam makanan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM), yaitu 0,5 mg/L. Kesimpulannya, kadar timbal (Pb) pada kerang pokea dari Sungai Pohara berada dalam batas aman untuk dikonsumsi.
Keywords
Collaboration network of the authors
23 authors · 58 co-authorship links · 7 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Mandala Waluya
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| La Ode Tasrun | Universitas Mandala Waluya | 1 |
| Fatjrina Syaputri | Universitas Mandala Waluya | 1 |
| Indra Purnama Iqbah | Universitas Mandala Waluya | 1 |
| Putu Eka Meiyana Erawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Heny Sasmita | Affiliation unknown | 1 |
| Ucu Wandi Soemantri | Affiliation unknown | 1 |
| Siti Nur Ramdaniati | Affiliation unknown | 1 |
| Lambang Satria Himawan | Affiliation unknown | 1 |
| E. Egriana Handayani | Affiliation unknown | 1 |
| Siti Rabbani Karimuna | Universitas Halu Oleo | 1 |
| DIAH WINDARI | Affiliation unknown | 1 |
| Sartiah Yusran | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmatia Sari | Affiliation unknown | 1 |
| Jafriati Jafriati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nurfadila Maulidyah | Affiliation unknown | 1 |
| Pitrah Asfian | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Rizhkal | Affiliation unknown | 1 |
| Hariati Lestari | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suharni Suharni | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.