Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA IKAN NILA DI PERAIRAN MOROSI KABUPATEN KONAWE: Analysis of Mercury (Hg) Concentrations in Nile Tilapia from Morosi Waters, Konawe Regency

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 7 No. 2 (2026) · pp. 83–88

DOI
10.37887/jkl-uho.v7i2.204
ISSN
2723-5203
Published
2026-07-31
Publisher
Departemen Kesehatan Lingkungan
Language
eng

Abstract

Pencemaran logam berat merkuri (Hg) di perairan menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang dapat memengaruhi kualitas ekosistem akuatik serta keamanan pangan, karena merkuri bersifat toksik, persisten, dan mampu terakumulasi pada organisme perairan, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus) yang banyak dikonsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontaminasi logam berat merkuri (Hg) pada ikan nila di Perairan Morosi Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada dua stasiun di Perairan Morosi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis kadar merkuri dilakukan di laboratorium menggunakan metode Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry (CV-AAS) sesuai SNI 2354.6:2016, kemudian hasilnya dibandingkan dengan batas maksimum cemaran logam berat pada ikan berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar merkuri pada ikan nila di Stasiun 1 sebesar 0,0021 mg/kg, sedangkan pada Stasiun 2 sebesar 0,000971 mg/kg. Kedua nilai tersebut masih berada di bawah batas maksimum cemaran merkuri pada ikan sebesar 0,5 mg/kg, sehingga seluruh sampel memenuhi persyaratan keamanan pangan. Perbedaan kadar merkuri antarstasiun diduga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sumber pencemar di sekitar lokasi penelitian. Disimpulkan bahwa ikan nila yang berasal dari Perairan Morosi Kabupaten Konawe masih tergolong aman untuk dikonsumsi berdasarkan kadar merkuri yang terukur. Meskipun demikian, pemantauan kualitas perairan dan kandungan logam berat pada biota perairan perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah peningkatan pencemaran serta menjaga keamanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo1
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo1
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA IKAN NILA  DI PERAIRAN MOROSI KABUPATEN KONAWE: Analysis of Mercury (Hg) Concentrations in Nile Tilapia from Morosi Waters,  Konawe Regency</dc:title>
	<dc:creator>Nurcahyani, Nurcahyani</dc:creator>
	<dc:creator>Juliana, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Dwianto, Ikhsan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ikan nila</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kontaminasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">logam berat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">merkuri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">perairan morosi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pencemaran logam berat merkuri (Hg) di perairan menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang dapat memengaruhi kualitas ekosistem akuatik serta keamanan pangan, karena merkuri bersifat toksik, persisten, dan mampu terakumulasi pada organisme perairan, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus) yang banyak dikonsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontaminasi logam berat merkuri (Hg) pada ikan nila di Perairan Morosi Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada dua stasiun di Perairan Morosi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis kadar merkuri dilakukan di laboratorium menggunakan metode Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry (CV-AAS) sesuai SNI 2354.6:2016, kemudian hasilnya dibandingkan dengan batas maksimum cemaran logam berat pada ikan berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar merkuri pada ikan nila di Stasiun 1 sebesar  0,0021 mg/kg, sedangkan pada Stasiun 2 sebesar 0,000971 mg/kg. Kedua nilai tersebut masih berada di bawah batas maksimum cemaran merkuri pada ikan sebesar 0,5 mg/kg, sehingga seluruh sampel memenuhi persyaratan keamanan pangan. Perbedaan kadar merkuri antarstasiun diduga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sumber pencemar di sekitar lokasi penelitian. Disimpulkan bahwa ikan nila yang berasal dari Perairan Morosi Kabupaten Konawe masih tergolong aman untuk dikonsumsi berdasarkan kadar merkuri yang terukur. Meskipun demikian, pemantauan kualitas perairan dan kandungan logam berat pada biota perairan perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah peningkatan pencemaran serta menjaga keamanan pangan dan kelestarian lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen Kesehatan Lingkungan</dc:publisher>
	<dc:date>2026-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/204</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v7i2.204</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo ; Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo (JKL-UHO); 83-88</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jkl-fkm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/204/151</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo </dc:rights>
</oai_dc:dc>