Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng
Abstract
English
The importance of creative thinking and collaboration so that every learning process must be able to develo those abilities. But students’ interest in math is so low that it’s hard to develop those abilities. One cause is lack of teaching material that can show students that math exists in their daily lives. The purpose of this research is developing and producing student workbook with Realistic Mathematic Education approach to student creative thinking and collaboration valid. Developing model that used in this research is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). The questionnaire tests of validity. Validity test result by validators was avowed very valid with percentage 90,1%. The result showed that student mathematic workbook with RME approach was valid and facilitating student creative thinking and collaboration.
Bahasa Indonesia
Pentingnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaborasi sehingga dalam setiap proses pembelajaran harus mampu mengembangkan kemampuan tersebut. Namun minat siswa dalam belajar matematika sangat rendah sehingga sulit untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya bahan ajar yang dapat menunjukkan kepada siswa bahwa matematika ada dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan lembar kerja siswa (LKS) dengan pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kolaborasi siswa yang valid. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Hasil uji validitas oleh validator dinyatakan sangat valid dengan persentase 90,1%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa LKS matematika dengan pendekatan RME valid dan dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif dan kolaborasi siswa.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.