Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

VALIDITAS E-LKS MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MELATIH KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP

VALIDITAS E-LKS MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP

De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika · Vol. 7 No. 1 (2025) · pp. 35–45

DOI
10.36277/defermat.v7i1.173
ISSN
2621-7309, 2621-6078
Published
2025-01-08
Publisher
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng

Abstract

English

Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket validasi ahli materi dan ahli media. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 94,8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,74), 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,27), 95,41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,8), dan 92,85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,6). Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat baik (4,64) serta valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran

Bahasa Indonesia

Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP pada materi teorema Pythagoras. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Data hasil penelitian menunjukan bahwa 94.8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.74 dan tergolong kategori sangat baik, 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.27 dan tergolong kategori sangat baik, 95.41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.8 dan tergolong kategori sangat baik, 92.85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.6 dan tergolong kategori sangat baik. Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dengan rata-rata skor 4.64 dan tergolong kategori sangat baik serta valid dan layak digunakan dalam pembelajaran.

Keywords

Collaboration network of the authors

17 authors · 32 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Pujia Siti BalkistUniversitas Muhammadiyah Sukabumi3
Yanti MulyantiUniversitas Muhammadiyah Sukabumi3
Novi Andri NurcahyonoUniversitas Muhammadiyah Sukabumi2
Savitri Septiara PratiwiUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Siti Fitriyani SartikaUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Badianjah Anisa AfifahUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Aritsya ImswatamaUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Nita AndrianiUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Nina MirawatiAffiliation unknown1
Finna NurrahmiAffiliation unknown1
Meida Zulpah Zakiah NesaUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Iryani DinarUniversitas Muhammadiyah Sukabumi1
Lia MilyawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">VALIDITAS E-LKS MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MELATIH KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">VALIDITAS E-LKS MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sopiah, Imat</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sopiah, Imat</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Setiani, Ana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Lukman, Hamidah Suryani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Validitas, E-LKS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Blended Learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Validity</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">E-LKS</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mathematical Problem Solving Ability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Blended Learning</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&amp;amp;D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket validasi ahli materi dan ahli media. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 94,8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,74), 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,27), 95,41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,8), dan 92,85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,6). Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat baik (4,64) serta valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP pada materi teorema Pythagoras. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&amp;amp;D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Data hasil penelitian menunjukan bahwa 94.8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.74 dan tergolong kategori sangat baik, 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.27 dan tergolong kategori sangat baik, 95.41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.8 dan tergolong kategori sangat baik, 92.85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.6 dan tergolong kategori sangat baik. Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dengan rata-rata skor 4.64 dan tergolong kategori sangat baik serta valid dan layak digunakan dalam pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/173</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36277/defermat.v7i1.173</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika; Vol. 7 No. 1 (2024); 35-45</dc:source>
	<dc:source>2621-7309</dc:source>
	<dc:source>2621-6078</dc:source>
	<dc:source>10.36277/defermat.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/173/96</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>