Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng
Abstract
English
Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket validasi ahli materi dan ahli media. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 94,8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,74), 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,27), 95,41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,8), dan 92,85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan kategori sangat baik (4,6). Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat baik (4,64) serta valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran
Bahasa Indonesia
Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam bidang matematika masih rendah. Hal tersebut ditunjukan oleh laporan terbaru PISA tahun 2018 dan pada saat melakukan observasi awal kepada lima orang siswa kelas VIII SMP untuk meninjau kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-LKS model blended learning yang valid untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP pada materi teorema Pythagoras. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur menggunakan tahapan pengembangan menurut Sugiyono yang dibatasi sampai empat tahapan yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) mengumpulkan informasi; 3) desain produk; 4) validasi desain. Data hasil penelitian menunjukan bahwa 94.8% kriteria kelayakan isi materi sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.74 dan tergolong kategori sangat baik, 85% kriteria kelayakan bahasa sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.27 dan tergolong kategori sangat baik, 95.41% kriteria kelayakan penyajian sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.8 dan tergolong kategori sangat baik, 92.85% kriteria kelayakan kegrafikan sudah terpenuhi dengan skor rata-rata 4.6 dan tergolong kategori sangat baik. Berdasarkan data tersebut maka 91% kriteria penilaian kelayakan E-LKS model blended learning yang dikembangkan sudah terpenuhi dengan rata-rata skor 4.64 dan tergolong kategori sangat baik serta valid dan layak digunakan dalam pembelajaran.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.