Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA BERDASARKAN MATHEMATICS SELF-CONCEPT

De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika · Vol. 8 No. 2 (2025) · pp. 487–498

DOI
10.36277/defermat.v8i2.2312
ISSN
2621-7309, 2621-6078
Published
2025-12-25
Publisher
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng

Abstract

English

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Mathematics self-concept (MSC) dan literasi matematika siswa, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yang didasarkan pada pedoman PRISMA. Sebuah systematic literature review dilakukan terhadap 15 artikel pilihan dari jurnal nasional terakreditasi (Sinta 1–3) dan jurnal internasional (Scopus Q1–Q4) yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara literasi matematika dan Mathematics self-concept. Peserta didik yang percaya diri cenderung menunjukkan kemampuan literasi matematika yang lebih baik, terutama dalam hal penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis konteks. Pembelajaran berbasis proyek, metode inkuiri, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan belajar yang mendukung meningkatkan keterlibatan dan keberhasilan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat utama adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, kecemasan matematika, dan kurangnya umpan balik konstruktif. Mathematics self-concept juga berfungsi sebagai mediator yang mempengaruhi keinginan siswa untuk belajar, keberhasilan akademik, dan ketahanan mereka dalam menyelesaikan tugas matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa elemen afektif sangat penting dalam pembelajaran matematika. Selain itu, perlu ada pendekatan pendidikan yang menekankan penguasaan kognitif serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kesiapan psikologis siswa untuk berpikir matematis.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Mathematics self-concept (MSC) dan literasi matematika siswa, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yang didasarkan pada pedoman PRISMA. Sebuah systematic literature review dilakukan terhadap 15 artikel pilihan dari jurnal nasional terakreditasi (Sinta 1–3) dan jurnal internasional (Scopus Q1–Q4) yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara literasi matematika dan Mathematics self-concept. Peserta didik yang percaya diri cenderung menunjukkan kemampuan literasi matematika yang lebih baik, terutama dalam hal penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis konteks. Pembelajaran berbasis proyek, metode inkuiri, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan belajar yang mendukung meningkatkan keterlibatan dan keberhasilan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat utama adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, kecemasan matematika, dan kurangnya umpan balik konstruktif. Mathematics self-concept juga berfungsi sebagai mediator yang mempengaruhi keinginan siswa untuk belajar, keberhasilan akademik, dan ketahanan mereka dalam menyelesaikan tugas matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa elemen afektif sangat penting dalam pembelajaran matematika. Selain itu, perlu ada pendekatan pendidikan yang menekankan penguasaan kognitif serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kesiapan psikologis siswa untuk berpikir matematis Kata kunci: Literasi Matematika, Mathematics self-concept, Pembelajaran Matematika, Systematic Literature Review, PRISMA.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 6 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Jakarta
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mustika KhoirunnisaState University of Jakarta1
Tasya Eka KhafifahState University of Jakarta1
Nurul Qomariyah AhmadState University of Jakarta1
Yuli RahmawatiState University of Jakarta1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA BERDASARKAN MATHEMATICS  SELF-CONCEPT</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA BERDASARKAN MATHEMATICS SELF-CONCEPT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Juniar, Berlian Bella</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rahayu, Wardani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Literasi matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">systematic literature review</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">PRISMA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">mathematics self-concept</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">pembelajaran matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">literasi matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mathematics self-concept</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pembelajaran matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">systematic literature review</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">PRISMA</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Mathematics self-concept (MSC) dan literasi matematika siswa, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yang didasarkan pada pedoman PRISMA. Sebuah systematic literature review dilakukan terhadap 15 artikel pilihan dari jurnal nasional terakreditasi (Sinta 1–3) dan jurnal internasional (Scopus Q1–Q4) yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara literasi matematika dan Mathematics self-concept. Peserta didik yang percaya diri cenderung menunjukkan kemampuan literasi matematika yang lebih baik, terutama dalam hal penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis konteks. Pembelajaran berbasis proyek, metode inkuiri, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan belajar yang mendukung meningkatkan keterlibatan dan keberhasilan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat utama adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, kecemasan matematika, dan kurangnya umpan balik konstruktif. Mathematics self-concept juga berfungsi sebagai mediator yang mempengaruhi keinginan siswa untuk belajar, keberhasilan akademik, dan ketahanan mereka dalam menyelesaikan tugas matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa elemen afektif sangat penting dalam pembelajaran matematika. Selain itu, perlu ada pendekatan pendidikan yang menekankan penguasaan kognitif serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kesiapan psikologis siswa untuk berpikir matematis.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Mathematics self-concept (MSC) dan literasi matematika siswa, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yang didasarkan pada pedoman PRISMA. Sebuah systematic literature review dilakukan terhadap 15 artikel pilihan dari jurnal nasional terakreditasi (Sinta 1–3) dan jurnal internasional (Scopus Q1–Q4) yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara literasi matematika dan Mathematics self-concept. Peserta didik yang percaya diri cenderung menunjukkan kemampuan literasi matematika yang lebih baik, terutama dalam hal penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis konteks. Pembelajaran berbasis proyek, metode inkuiri, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan belajar yang mendukung meningkatkan keterlibatan dan keberhasilan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat utama adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, kecemasan matematika, dan kurangnya umpan balik konstruktif. Mathematics self-concept juga berfungsi sebagai mediator yang mempengaruhi keinginan siswa untuk belajar, keberhasilan akademik, dan ketahanan mereka dalam menyelesaikan tugas matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa elemen afektif sangat penting dalam pembelajaran matematika. Selain itu, perlu ada pendekatan pendidikan yang menekankan penguasaan kognitif serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kesiapan psikologis siswa untuk berpikir matematis
Kata kunci: Literasi Matematika, Mathematics self-concept, Pembelajaran Matematika, Systematic Literature Review, PRISMA.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/2312</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36277/defermat.v8i2.2312</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika; Vol. 8 No. 2 (2025); 487-498</dc:source>
	<dc:source>2621-7309</dc:source>
	<dc:source>2621-6078</dc:source>
	<dc:source>10.36277/defermat.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/2312/157</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>