Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng
Abstract
English
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah serta mengklasifikasikan berbagai bentuk kesalahan yang muncul ketika siswa menyelesaikan soal kontekstual terkait materi teorema pythagoras, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Gresik dengan melibatkan lima siswa kelas VIII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan berupa tiga soal uraian pada materi teorema pythagoras. Data penelitian dikumpulkan melalui pelaksanaan tes tertulis serta wawancara mendalam. Proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan yang divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Temuan penelitian menggambarkan distribusi persentase untuk setiap jenis kesalahan yang dilakukan siswa meliputi misread direction error sebesar 26,66%, careless error sebesar 13,33%, concept error sebesar 13,33%, application error sebesar 6,66%, dan test taking error sebesar 60%. Kesalahan yang paling dominan adalah test taking error yang berkaitan dengan penyelesaian soal ujian. Berdasarkan temuan ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pendidik dalam mempertimbangkan proses pembelajaran yang mengakomodasi dan mengantisipasi kesalahan siswa agar kesalahan tersebut dapat diminimalisir dalam pembelajaran berikutnya
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah serta mengklasifikasikan berbagai bentuk kesalahan yang muncul ketika siswa menyelesaikan soal kontekstual terkait materi teorema pythagoras, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Gresik dengan melibatkan lima siswa kelas VIII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan berupa tiga soal uraian pada materi teorema pythagoras. Data penelitian dikumpulkan melalui pelaksanaan tes tertulis serta wawancara mendalam. Proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan yang divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Temuan penelitian menggambarkan distribusi persentase untuk setiap jenis kesalahan yang dilakukan siswa meliputi misread direction error sebesar 26,66%, careless error sebesar 13,33%, concept error sebesar 13,33%, application error sebesar 6,66%, dan test taking error sebesar 60%. Kesalahan yang paling dominan adalah test taking error yang berkaitan dengan penyelesaian soal ujian. Berdasarkan temuan ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pendidik dalam mempertimbangkan proses pembelajaran yang mengakomodasi dan mengantisipasi kesalahan siswa agar kesalahan tersebut dapat diminimalisir dalam pembelajaran berikutnya.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.