Jurnal SINTA 4
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DI SMP NEGERI 6 TONDANO
De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika · Vol. 8 No. 2 (2025) · pp. 571–579
- ISSN
- 2621-7309, 2621-6078
- Published
- 2025-12-25
- Publisher
- Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
- Language
- eng
Abstract
English
Studi ini dirancang untuk melakukan evaluasi komparatif terhadap rata-rata hasil belajar pada materi bangun ruang sisi lengkung antara siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional dan siswa yang menerapkan metodologi Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini menggunakan desain non-equivalent control group design dengan melibatkan dua kelas dari SMP Negeri 6 Tondano sebagai subjek penelitian: Kelas IX-A (kelas kontrol, n = 23) dan Kelas IX-B (kelas eksperimen, n = 23). Hasil pengukuran menunjukkan skor rata-rata pretes kelompok kontrol sebesar 30,26 dan postes 72,31. Sebaliknya, kelompok eksperimen mencatat skor rata-rata pretes 29,73 dan postes 81,21. Sebelum analisis komparatif dilakukan, uji prasyarat mengonfirmasi bahwa data dari kedua kelompok berdistribusi normal dan menunjukkan homogenitas varians antar kelompok. Oleh karena itu, analisis dilanjutkan dengan uji-t sampel independen pada tingkat signifikansi α = 0,05. Analisis statistik menghasilkan nilai-t sebesar 3,999 yang melampaui nilai-t tabel sebesar 1,6802. Temuan ini mengakibatkan ditolaknya hipotesis nol (H₀) dan diterimanya hipotesis alternatif (H₁). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan secara statistik bahwa penerapan model pembelajaran CTL menghasilkan hasil belajar siswa yang secara signifikan lebih unggul dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional untuk materi bangun ruang sisi lengkung.
Bahasa Indonesia
Studi ini dirancang untuk melakukan evaluasi komparatif terhadap rata-rata hasil belajar pada materi bangun ruang sisi lengkung antara siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional dan siswa yang menerapkan metodologi Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini menggunakan desain non-equivalent control group design dengan melibatkan dua kelas dari SMP Negeri 6 Tondano sebagai subjek penelitian: Kelas IX-A (kelas kontrol, n = 23) dan Kelas IX-B (kelas eksperimen, n = 23). Hasil pengukuran menunjukkan skor rata-rata pretes kelompok kontrol sebesar 30,26 dan postes 72,31. Sebaliknya, kelompok eksperimen mencatat skor rata-rata pretes 29,73 dan postes 81,21. Sebelum analisis komparatif dilakukan, uji prasyarat mengonfirmasi bahwa data dari kedua kelompok berdistribusi normal dan menunjukkan homogenitas varians antar kelompok. Oleh karena itu, analisis dilanjutkan dengan uji-t sampel independen pada tingkat signifikansi α = 0,05. Analisis statistik menghasilkan nilai-t sebesar 3,999 yang melampaui nilai-t tabel sebesar 1,6802. Temuan ini mengakibatkan ditolaknya hipotesis nol (H₀) dan diterimanya hipotesis alternatif (H₁). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan secara statistik bahwa penerapan model pembelajaran CTL menghasilkan hasil belajar siswa yang secara signifikan lebih unggul dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional untuk materi bangun ruang sisi lengkung.
Keywords
Collaboration network of the authors
8 authors · 12 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Manado State University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Anekke Pesik | Manado State University | 1 |
| Moh. Algifari Iskandar | Affiliation unknown | 1 |
| M. Iskandar | Manado State University | 1 |
| Derel Filandy Kaunang | Manado State University | 1 |
| Revandy Emilio Daud | Manado State University | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.