HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN KAHOOT!
HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN KAHOOT! (SUATU PENELITIAN EKSPERIMEN DI KELAS X SMAN 2 TOMOHON
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng
Abstract
English
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Kahoot! di kelas X SMAN 2 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pemilihan kelas eksperimen dan kontrol dilakukan dengan teknik simple random sampling menggunakan metode undi dari dua kelas yang tersedia, sehingga setiap kelas memiliki peluang yang sama untuk dijadikan kelompok perlakuan maupun kelompok respon. Melalui proses undian tersebut, satu kelas ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Subjek yang diteliti terdiri dari 38 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan dengan model TGT berbantuan Kahoot! serta kelompok kontrol yang menggunakan model Direct Instruction, masing-masing berjumlah 19 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian pada materi persamaan kuadrat. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t tidak berpasangan. Sebelum melakukan uji-t, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) berada di bawah 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara capaian belajar kedua kelas. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Kahoot! memberi hasil pembelajaran yang lebih unggul dibandingkan dengan model Direct Instruction.
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Kahoot! di kelas X SMAN 2 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pemilihan kelas eksperimen dan kontrol dilakukan dengan teknik simple random sampling menggunakan metode undi dari dua kelas yang tersedia, sehingga setiap kelas memiliki peluang yang sama untuk dijadikan kelompok perlakuan maupun kelompok respon. Melalui proses undian tersebut, satu kelas ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Subjek yang diteliti terdiri dari 38 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan dengan model TGT berbantuan Kahoot! serta kelompok kontrol yang menggunakan model Direct Instruction, masing-masing berjumlah 19 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian pada materi persamaan kuadrat. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t tidak berpasangan. Sebelum melakukan uji-t, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) berada di bawah 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara capaian belajar kedua kelas. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Kahoot! memberi hasil pembelajaran yang lebih unggul dibandingkan dengan model Direct Instruction.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.