Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Bahasa
eng
Abstrak
Inggris
This classroom action research investigated the use of Chromebook-supported Problem-Based Learning (PBL) to enhance students’ mathematical critical thinking on the topic of relations and functions. The study was conducted at SMP Negeri 3 Muara Wis with 16 eighth-grade students across two action cycles using the Kemmis and McTaggart model. Data were collected through analytic rubrics for clarification, interpretation, inference, and evaluation, complemented by classroom observations and students’ digital artifacts. The action's success indicator was defined by achieving a minimum class average target of 75% across all critical thinking indicators. Findings show an improvement in overall critical-thinking performance from 36.6% in the pre-cycle to 79.5% in Cycle II, with the largest gains in inference and evaluation. The integration of local contextual problems related to fishermen’s activities, alongside collaborative digital workflows, strengthened students’ reasoning and argumentation. The study concludes that PBL supported by simple digital tools can effectively improve mathematical critical thinking when accompanied by structured scaffolding and systematic reflection.
Bahasa Indonesia
Penelitian tindakan kelas ini mengkaji penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis Chromebook untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi Relasi dan Fungsi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Muara Wis dengan melibatkan 16 siswa kelas VIII melalui dua siklus tindakan model Kemmis dan McTaggart. Data dikumpulkan melalui rubrik analitik untuk indikator klarifikasi, interpretasi, inferensi, dan evaluasi, serta observasi kelas dan analisis artefak digital siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor berpikir kritis dari 36,6% pada pra-siklus menjadi 79,5% pada Siklus II, dengan peningkatan terbesar pada indikator inferensi dan evaluasi. Integrasi masalah kontekstual nelayan dan alur kerja digital kolaboratif membantu memperkuat penalaran dan argumentasi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL berbasis perangkat digital sederhana dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa ketika didukung scaffolding dan refleksi yang konsisten.
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.