Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

ANALISIS SPASIOTEMPORAL INDEKS KEKRITISAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA LAND SURFACE TEMPERATURE DAN NORMALIZED DIFFERENCE VEGATATION INDEX DI KOTA MAKASSAR

SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 6 No. 1 (2020) · pp. 89–98

DOI
10.55679/semantik.v6i1.8643
ISSN
2502-8928, 2460-1446
Published
2020-06-20
Publisher
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Pembangunan infrastruktur dan jumlah penduduk yang terus meningkat di wilayah Kota Makassar memberikan dampak negatif berupa penurunan kualitas lingkungan dan peningkatan suhu udara yang dikenal dengan fenomena Urban Heat Island (UHI). Peningkatan suhu udara akibat fenomena UHI berdampak pada kualitas hidup manusia, kesehatan, kenyamanan masayarakat kota, dan peningkatan kekritisan lingkungan/Environmental Criticality Index (ECI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial dan multitemporal ECI di Kota Makassar menggunakan algoritma Land Surface Temperature dan Normalized Difference Vegetation Index. Penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS perekaman tahun 2013 – 2018 path 114 row 64 untuk menghitung suhu permukaan dan kerapatan vegetasi menggunakan algoritma Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Indeks kekritisan lingkungan dihitung dan dianalisis menggunakan persamaan deduktif ECI dan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan LST pada wilayah dengan tutupan lahan bangunan dan indeks kerapatan vegetasi NDVI rendah dan membentuk formasi pulau bahang perkotaan (UHI). Hasil analisis ECI juga menunjukkan adanya tren peningkatan area lahan teridentifikasi kritis di Kota Makassar yaitu sebesar 20,69 Km2 dalam rentang waktu 2013 - 2018.Kata kunci; Land Surface Temperature (LST), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Environmental Criticality Index (ECI), Sistem Informasi Geografis (SIG)

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 138 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La SurimiUniversitas Halu Oleo15
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo12
Arman ArmanUniversitas Halu Oleo8
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo7
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo7
Sutardi SutardiUniversitas Halu Oleo6
Rahmat RamadhanUniversitas Halu Oleo6
L.M. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo6
ARMAN FASLIHAffiliation unknown5
Ika Purwanti NingrumUniversitas Halu Oleo4
Andi TenriawaruUniversitas Halu Oleo3
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown3
Umar RamdaniUniversitas Halu Oleo3
Halim HalimUniversitas Halu Oleo3
Ambo Wonua NusantaraAffiliation unknown3
Gusti Arviana RahmanUniversitas Halu Oleo2
Muhammad ArfanAffiliation unknown2
Fitria Rihin UyunUniversitas Halu Oleo2
Statiswaty StatiswatyUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ihsan SaritaUniversitas Halu Oleo2
Yuwanda PurnamasariAffiliation unknown2
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown2
La Ode Muh. Golok JayaUniversitas Halu Oleo2
Jayanti Yusmah SariUniversitas Halu Oleo2
Dewi HastutiAffiliation unknown2
Rosliana EsoAffiliation unknown2
Dian Safitri DurukaUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode IrmayadaniUniversitas Halu Oleo1
Umu KhabibahUniversitas Halu Oleo1
Amal AnugraUniversitas Halu Oleo1
Gunawan GunawanUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad Hafidz Abdillah Sam MongkitoUniversitas Halu Oleo1
Budi Wijaya RaufUniversitas Halu Oleo1
Ferdinand Murni HamunduUniversitas Halu Oleo1
Fazlul Rachmat MubbaraqUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS SPASIOTEMPORAL INDEKS KEKRITISAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA LAND SURFACE TEMPERATURE DAN NORMALIZED DIFFERENCE VEGATATION INDEX DI KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator>Fadlin, Feri</dc:creator>
	<dc:creator>Suparjo, Suparjo</dc:creator>
	<dc:creator>Sajiah, Adha Mashur</dc:creator>
	<dc:creator>Ransi, Natalis</dc:creator>
	<dc:creator>Nangi, Jumadil</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Information System; Geographic Information System</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembangunan infrastruktur dan jumlah penduduk yang terus meningkat di wilayah Kota Makassar memberikan dampak negatif berupa penurunan kualitas lingkungan dan peningkatan suhu udara yang dikenal dengan fenomena Urban Heat Island (UHI). Peningkatan suhu udara akibat fenomena UHI berdampak pada kualitas hidup manusia, kesehatan, kenyamanan masayarakat kota, dan peningkatan kekritisan lingkungan/Environmental Criticality Index (ECI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial dan multitemporal ECI di Kota Makassar menggunakan algoritma Land Surface Temperature dan Normalized Difference Vegetation Index. Penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS perekaman tahun 2013 – 2018 path 114 row 64 untuk menghitung suhu permukaan dan kerapatan vegetasi menggunakan algoritma Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Indeks kekritisan lingkungan dihitung dan dianalisis menggunakan persamaan deduktif ECI dan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan LST pada wilayah dengan tutupan lahan bangunan dan indeks kerapatan vegetasi NDVI rendah dan membentuk formasi pulau bahang perkotaan (UHI). Hasil analisis ECI juga menunjukkan adanya tren peningkatan area lahan teridentifikasi kritis di Kota Makassar yaitu sebesar 20,69 Km2 dalam rentang waktu 2013 - 2018.Kata kunci; Land Surface Temperature (LST), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Environmental Criticality Index (ECI), Sistem Informasi Geografis (SIG)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Informatics Engineering Department of Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Politeknik Pertanian Negeri Samarinda</dc:contributor>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:contributor>
	<dc:date>2020-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/8643</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/semantik.v6i1.8643</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SemanTIK : Teknik Informasi; Vol 6, No 1 (2020): semanTIK; 89-98</dc:source>
	<dc:source>2502-8928</dc:source>
	<dc:source>2460-1446</dc:source>
	<dc:source>10.55679/semantik.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/8643/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 semanTIK</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>