Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

ANALISIS PERBANDINGAN QOS (QUALITY OF SERVICE) PADA MANAJEMEN BANDWIDTH DENGAN METODE PCQ (PER CONNECTION QUEUE) DAN HTB (HIERARCHICAL TOKEN BUCKET)

SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 4 No. 1 (2018) · pp. 121–128

DOI
10.55679/semantik.v4i1.4035
ISSN
2502-8928, 2460-1446
Published
2018-07-22
Publisher
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penggunaan internet secara masal mengakibatkan menurunya performansi jaringan seiring dengan bertambahnya pengguna jaringan. Cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penurunan performansi jaringanyaitu dengan melakukan manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth sangat penting dalam pengaturan alokasi bandwidth yang akan diberikan kepada user untuk menghindari perebutan alokasi bandwidth yang ada di jaringan.Mikrotik memiliki QoS yang digunakan untuk mengatur penggunaan bandwidth secara rasional. Penelitian ini memberikan perbandingan pembagian bandwidth dengan dua metode yang berbeda. Metode yang digunakan adalah Per Connection Queue (PCQ)dan Hierarchical Token Bucket (HTB). PCQ pada queue type adalah salah satu fitur dari MikroTik untuk membantu memanage trafficrate dan traffic packet. Hiearachical Token Bucket (HTB) merupakan jenis aplikasi yang digunakan untuk membatasi akses menuju ke port/IP tertentu tanpa mengganggu trafik bandwidth pengguna lain.Hasil yang didapatkan adalah dapat dilihat bahwa kualitas jaringan dengan menggunakan metode antrian HTB (Hierarchical Token Bucket) lebih optimal, di bandingkan dengan metode PCQ (Peer Connection Queue) hal ini dikarenakan semua client akan mendapatkan kuota bandwidth sesuai dengan rule yang diterapkan pada bandwidth management.Kata kunci— HTB, PCQ, QoS

Collaboration network of the authors

40 authors · 123 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muh YaminUniversitas Halu Oleo10
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo4
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown4
Sutardi SutardiUniversitas Halu Oleo4
LM Bahtiar AksaraUniversitas Halu Oleo3
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Ihsan SaritaUniversitas Halu Oleo2
Isnawaty IsnawatyUniversitas Halu Oleo2
Adha Mashur SajiahUniversitas Halu Oleo2
Rahmat RamadhanUniversitas Halu Oleo2
SutardiUniversitas Halu Oleo1
Ageng Arya Khrysna DwipanggaUniversitas Halu Oleo1
IsnawatyUniversitas Halu Oleo1
Agrian WahabUniversitas Halu Oleo1
IsnawatyUniversitas Halu Oleo1
Muh Yamin AksaraUniversitas Halu Oleo1
LM. Bahtiar AksaraUniversitas Halu Oleo1
SubardinUniversitas Halu Oleo1
Asri SamsudinUniversitas Halu Oleo1
Alif H. La JumaniUniversitas Halu Oleo1
Afriyadin AfriyadinAffiliation unknown1
Anggita Nindya Wisnu WardhanaAffiliation unknown1
Vega Nataya KinantiAffiliation unknown1
LM Bahtiar AksaraAffiliation unknown1
Muhammad Irwan SyahibAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Sadam HusainUniversitas Halu Oleo1
Ilmi FaizanUniversitas Halu Oleo1
Esy Anugerah Rahayu KasimUniversitas Halu Oleo1
Miftahul Jannah SalamUniversitas Halu Oleo1
Imam Kreshna BayuAffiliation unknown1
Ibnu HunaisAffiliation unknown1
Wahyuddin AluddinUniversitas Halu Oleo1
Tamsil TajsamAffiliation unknown1
Nur Imran RuslanAffiliation unknown1
Adnan HidayatUniversitas Halu Oleo1
Muh.Muchsin Al-As'Ad MirsyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PERBANDINGAN QOS (QUALITY OF SERVICE) PADA MANAJEMEN BANDWIDTH   DENGAN METODE PCQ (PER CONNECTION QUEUE) DAN HTB (HIERARCHICAL TOKEN BUCKET)</dc:title>
	<dc:creator>Hardiman, Hardiman</dc:creator>
	<dc:creator>Aksara, LM Fid</dc:creator>
	<dc:creator>Subardin, Subardin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan internet secara masal mengakibatkan menurunya performansi jaringan seiring dengan bertambahnya   pengguna jaringan. Cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penurunan performansi jaringanyaitu dengan melakukan manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth sangat penting dalam pengaturan    alokasi  bandwidth    yang  akan  diberikan  kepada  user  untuk menghindari perebutan alokasi bandwidth yang ada di jaringan.Mikrotik memiliki QoS yang digunakan untuk mengatur penggunaan bandwidth secara rasional. Penelitian ini memberikan  perbandingan  pembagian  bandwidth  dengan   dua metode  yang berbeda. Metode yang digunakan adalah Per Connection Queue (PCQ)dan Hierarchical Token Bucket (HTB). PCQ pada queue type adalah salah satu fitur dari MikroTik untuk membantu memanage trafficrate dan traffic packet. Hiearachical Token Bucket (HTB) merupakan jenis aplikasi yang digunakan untuk membatasi akses menuju ke port/IP tertentu tanpa mengganggu trafik bandwidth pengguna lain.Hasil yang didapatkan adalah dapat dilihat bahwa kualitas jaringan dengan menggunakan metode antrian HTB (Hierarchical Token Bucket) lebih optimal, di bandingkan dengan metode PCQ (Peer Connection Queue) hal ini dikarenakan semua client akan mendapatkan kuota bandwidth sesuai dengan rule yang diterapkan pada bandwidth management.Kata kunci— HTB, PCQ, QoS</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Informatics Engineering Department of Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-07-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/4035</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/semantik.v4i1.4035</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SemanTIK : Teknik Informasi; Vol 4, No 1 (2018): semanTIK; 121-128</dc:source>
	<dc:source>2502-8928</dc:source>
	<dc:source>2460-1446</dc:source>
	<dc:source>10.55679/semantik.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/4035/3373</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 semanTIK</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>