Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

SISTEM ABSENSI PEGAWAI BERBASIS RFID (STUDI KASUS: KANTOR BKP-SDM KABUPATEN BOMBANA)

SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 7 No. 2 (2021) · pp. 125–132

DOI
10.55679/semantik.v7i2.20214
ISSN
2502-8928, 2460-1446
Published
2021-12-25
Publisher
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Kontrol kehadiran sangat penting karena selain berkaitan dengan tunjangan pegawai juga berfungsi sebagai kontrol pembinaan disiplin pegawai. Selama beberapa tahun terakhir, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Bombana menggunakan bantuan mesin absensi berbasis fingerprint namun di masa pandemi Covid-19 ini, mesin tersebut tidak digunakan lagi karena proses absensinya yang mengharuskan pegawai untuk melakukan kontak langsung dengan mesin absensi sehingga sangat rentan terhadap penularan virus Covid-19. Untuk itu, diperlukan adanya solusi untuk mengaktifkan kembali kegiatan absensi berbasis teknologi yang lebih aman dari resiko penyebaran penyakit COVID-19 dengan memanfaatkan fitur radio frequency identification (RFID). Karakteristik RFID yang bisa bekerja secara optimal dengan jarak maksimal 15 cm dengan tag responder memungkinkan pegawai melakukan absensi tanpa kontak langsung dengan mesin absensi.Model pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rational Unified Process (RUP) yang terdiri dari fase inception, elaboration, construction, dan transition. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa sistem absensi berbasis RFID pada penelitian ini selain menunjukkan efektivitas dan efisiensi kontrol absensi selama masa pandemi juga mendukung protokol kesehatan dan mengurangi penyebaran virus Covid-19. Adapun responsivitas mesin terhadap kartu RFID pada penelitian ini berjalan optimal untuk jarak RFID tag dan mesin absen sebesar 1-5 cm.Kata kunci; Covid-19; Mesin Absensi; RFID; Tag responder

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 20 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Politeknik Baubau
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Hasanuddin University
  • Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Universitas Mega Buana Palopo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nirsal NirsalUniversitas Cokroaminoto Palopo4
Ika Purwanti NingrumUniversitas Halu Oleo3
Abdul MalikUniversitas Mega Buana Palopo2
Andi Nur Melly AulianiAffiliation unknown2
Muhammad SyaifulAffiliation unknown2
Noorhasanah ZainuddinAffiliation unknown2
Rina RembahAffiliation unknown2
Sahara SehanAffiliation unknown2
La SudarmanPoliteknik Baubau1
Poniasih LelawattyPoliteknik Baubau1
Sariani Nur ZunaisAffiliation unknown1
La SudarmanPoliteknik Baubau1
Abel HaryantoPoliteknik Baubau1
Eva EvaPoliteknik Baubau1
Nur AzlinaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Anggun AnggunUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Vadilla Nur KhalifahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Nasarudin Nasarudin NasarudinUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Mutmainnah MuchtarInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Agus Zainal ArifinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Mohammad ZarkasiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nanik SuciatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Fransisca Joanet PontohHasanuddin University1
Amil Ahmad IlhamHasanuddin University1
Ingrid NurtanioHasanuddin University1
Rabiuldien AmatUniversitas Halu Oleo1
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Linda Purnama MuriUniversitas Halu Oleo1
Muh. Abdi FahmiAffiliation unknown1
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown1
Muhammad Nur KhidfiUniversitas Halu Oleo1
Adha Mashur SajiahUniversitas Halu Oleo1
Dewi HastutiAffiliation unknown1
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo1
Dwi Aulia PriandiniAffiliation unknown1
Mutmainah MuchtarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM ABSENSI PEGAWAI BERBASIS RFID  (STUDI KASUS: KANTOR BKP-SDM  KABUPATEN BOMBANA)</dc:title>
	<dc:creator>Sarimuddin, Sarimuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Jayanti Yusmah</dc:creator>
	<dc:creator>Bantun, Suharsono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Covid-19; Mesin Absensi; RFID; Tag responder</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kontrol kehadiran sangat penting karena selain berkaitan dengan tunjangan pegawai juga berfungsi sebagai kontrol pembinaan disiplin pegawai. Selama beberapa tahun terakhir, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Bombana menggunakan bantuan mesin absensi berbasis fingerprint namun di masa pandemi Covid-19 ini, mesin tersebut tidak digunakan lagi karena proses absensinya yang mengharuskan pegawai untuk melakukan kontak langsung dengan mesin absensi sehingga sangat rentan terhadap penularan virus Covid-19. Untuk itu, diperlukan adanya solusi untuk mengaktifkan kembali kegiatan absensi berbasis teknologi yang lebih aman dari resiko penyebaran penyakit COVID-19 dengan memanfaatkan fitur radio frequency identification (RFID). Karakteristik RFID yang bisa bekerja secara optimal dengan jarak maksimal 15 cm dengan tag responder memungkinkan pegawai melakukan absensi tanpa kontak langsung dengan mesin absensi.Model pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rational Unified Process (RUP) yang terdiri dari fase inception, elaboration, construction, dan transition. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa sistem absensi berbasis RFID pada penelitian ini selain menunjukkan efektivitas dan efisiensi kontrol absensi selama masa pandemi juga mendukung protokol kesehatan dan mengurangi penyebaran virus Covid-19. Adapun responsivitas mesin terhadap kartu RFID pada penelitian ini berjalan optimal untuk jarak RFID tag dan mesin absen sebesar 1-5 cm.Kata kunci; Covid-19; Mesin Absensi; RFID; Tag responder</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Informatics Engineering Department of Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/20214</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/semantik.v7i2.20214</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SemanTIK : Teknik Informasi; Vol 7, No 2 (2021): SemanTIK : Teknik Informasi; 125-132</dc:source>
	<dc:source>2502-8928</dc:source>
	<dc:source>2460-1446</dc:source>
	<dc:source>10.55679/semantik.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/20214/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 semanTIK</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>