Open access Jurnal SINTA 3
Augmented Reality with Gamification to Enhance Learning in Coastal Areas
SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 10 No. 1 (2024) · pp. 35–42
- ISSN
- 2502-8928, 2460-1446
- Published
- 2024-06-30
- Publisher
- Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Wilayah pesisir memiliki peran penting dalam keragaman alam dan mata pencaharian, namun teknologi pembelajaran di daerah ini masih kurang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Augmented Reality (AR) dengan elemen gamifikasi guna meningkatkan pemahaman tentang sistem gerak manusia di daerah pesisir. Pengembangan aplikasi mengikuti metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, perancangan, akuisisi data, perakitan, dan pengujian. Validasi oleh ahli media menunjukkan aplikasi ini sangat sesuai dengan skor rata-rata 4,24%, menunjukkan daya tarik visual dan desain yang baik. Validasi oleh ahli materi menghasilkan skor rata-rata 4,84%, menunjukkan kesesuaian tinggi dengan pedoman pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Uji coba dengan 20 siswa menunjukkan keterlibatan tinggi dengan persentase 95%. Pengujian jarak marker menunjukkan aplikasi ini efektif dalam mendeteksi marker pada rentang 25 cm hingga 500 cm, dengan visibilitas optimal pada 25 cm hingga 200 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan aplikasi AR dalam meningkatkan daya tarik dan kualitas pembelajaran sistem gerak manusia di wilayah pesisir, menciptakan pengalaman belajar yang interaktif. Disarankan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan menguji aplikasi ini di berbagai sekolah pesisir guna mengukur dampaknya dan menambah fitur untuk meningkatkan efektivitas aplikasi. Kata kunci; Augmented Reality, Daerah Pesisir, Gamifikasi, Sistem Gerak Manusia
Collaboration network of the authors
33 authors · 81 co-authorship links · 16 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Hasanuddin University
- Universitas Sembilanbelas November Kolaka
- Universitas Cokroaminoto Palopo
- Universitas Mega Buana Palopo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nirsal Nirsal | Universitas Cokroaminoto Palopo | 4 |
| Ika Purwanti Ningrum | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Abdul Malik | Universitas Mega Buana Palopo | 2 |
| Andi Nur Melly Auliani | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Syaiful | Affiliation unknown | 2 |
| Sarimuddin Sarimuddin | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 2 |
| Mutmainnah Muchtar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Agus Zainal Arifin | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mohammad Zarkasi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Chastine Fatichah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nanik Suciati | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fransisca Joanet Pontoh | Hasanuddin University | 1 |
| Amil Ahmad Ilham | Hasanuddin University | 1 |
| Ingrid Nurtanio | Hasanuddin University | 1 |
| Rabiuldien Amat | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Bambang Pramono | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Linda Purnama Muri | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Abdi Fahmi | Affiliation unknown | 1 |
| Isnawaty Isnawaty | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Nur Khidfi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Adha Mashur Sajiah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Dewi Hastuti | Affiliation unknown | 1 |
| Jumadil Nangi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Dwi Aulia Priandini | Affiliation unknown | 1 |
| Mutmainah Muchtar | Affiliation unknown | 1 |
| Sutardi Sutardi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Friska Rahayu Lestari | Affiliation unknown | 1 |
| Ika Purwanti. Ningrum Purnama | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.