Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 3

SISTEM PENENTU MENU HARIAN PASIEN PENYAKIT ASAM URAT

SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 3 No. 1 (2017)

DOI
10.55679/semantik.v3i1.2589
ISSN
2502-8928, 2460-1446
Published
2017-07-28
Publisher
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
Language
eng

Abstract

Dalam penanganan pasien di Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Dietisien tidak menyimpan data makanan yang dikonsumsi pasien dan untuk penyajian menu makanan harian pasien tidak dilakukan pendataan secara komputerisasi untuk menjadi data rekam medik pasien. Penyajian menu makanan yang berlaku di Rumah Sakit Bahteramas Kendari ialah dengan siklus menu 10 hari makanan berbeda. Dietisien adalah perawat dari poli gizi dan instalasi gizi yang bertugas untuk melakukan konsultasi gizi pasien di rumah sakit.Harris Benedict adalah metode yang digunakan untuk memperkirakan kebutuhan Angka Metabolisme Basal (AMB) dan kilokalori harian. Tahap perhitungan kebutuhan kalori menggunakan metode Harris Benedict ialah dengan cara menentukan nilai Angka Metabolisme Basal (AMB), faktor aktivitas, dan faktor Stress. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dietisen dalam menentukan siklus menu pasien adalah Indeks Massa Tubuh yang merupakan batasan untuk menentukan berat badan normal orang dewasa. Selain itu, Berat Badan Ideal juga merupakan salah satu faktor bobot optimal dari tubuh untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah sistem penentu menu harian pasien penyakit Asam Urat yang dapat membantu petugas Dietisien dalam melakukan pelayanan kepada pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Bahterahmas menggunakan Metode Harris Benedict.Kata kunci— Status Gizi, Rumah Sakit Bahteramas, Metode Harris Benedict, Rekam Medis

Collaboration network of the authors

40 authors · 109 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sutardi SutardiUniversitas Halu Oleo8
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo6
Adha Mashur SajiahUniversitas Halu Oleo5
Statiswaty StatiswatyUniversitas Halu Oleo5
Isnawaty IsnawatyUniversitas Halu Oleo4
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo4
Rahmat RamadhanUniversitas Halu Oleo4
Ika Purwanti NingrumUniversitas Halu Oleo3
Subardin SubardinAffiliation unknown3
LM TajidunUniversitas Halu Oleo2
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ishak JaelaniUniversitas Halu Oleo2
Jayanti Yusmah SariUniversitas Halu Oleo2
L.M TajidunAffiliation unknown2
Nurul Hajra Hadijah HajraUniversitas Halu Oleo1
Asri SamsudinUniversitas Halu Oleo1
Aditya PutraUniversitas Halu Oleo1
StatiswatyUniversitas Halu Oleo1
Hastuti HastutiAffiliation unknown1
Linda Purnama MuriUniversitas Halu Oleo1
Andi PrawirawanAffiliation unknown1
Niarma NiarmaUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode ErmaliantiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad YusufAffiliation unknown1
Gusti Made Cahya WiarjayaAffiliation unknown1
Azkar KumalaAffiliation unknown1
Michiko Rezky AmaliaAffiliation unknown1
Rahmayunita RahmayunitaAffiliation unknown1
Rizal Adi SaputraUniversitas Halu Oleo1
Akhmad IrsyadAffiliation unknown1
Tamsil TajsamAffiliation unknown1
Ramadhin ZaidUniversitas Halu Oleo1
Nur Imran RuslanAffiliation unknown1
Dewi Dessy SupraptiAffiliation unknown1
Risna RisnaAffiliation unknown1
Masna JumiyatiAffiliation unknown1
La Ode HasnuddinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM PENENTU MENU HARIAN PASIEN PENYAKIT ASAM URAT</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Hadi Ibrahim Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Pramono, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator>Isnawaty, Isnawaty</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam penanganan pasien di Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Dietisien tidak menyimpan data makanan yang dikonsumsi pasien dan untuk penyajian menu makanan harian pasien tidak dilakukan pendataan secara komputerisasi untuk menjadi data rekam medik pasien. Penyajian menu makanan yang berlaku di Rumah Sakit Bahteramas Kendari ialah dengan siklus menu 10 hari makanan berbeda. Dietisien adalah perawat dari poli gizi dan instalasi gizi yang bertugas untuk melakukan konsultasi gizi pasien di rumah sakit.Harris Benedict adalah metode yang digunakan untuk memperkirakan kebutuhan Angka Metabolisme Basal (AMB) dan kilokalori harian. Tahap perhitungan kebutuhan kalori menggunakan metode Harris Benedict ialah dengan cara menentukan nilai Angka Metabolisme Basal (AMB), faktor aktivitas, dan faktor Stress. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dietisen dalam menentukan siklus menu pasien adalah Indeks Massa Tubuh yang merupakan batasan untuk menentukan berat badan normal orang dewasa. Selain itu, Berat Badan Ideal juga merupakan salah satu faktor bobot optimal dari tubuh untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah sistem penentu menu harian  pasien  penyakit Asam Urat yang dapat membantu petugas Dietisien dalam melakukan pelayanan kepada pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Bahterahmas menggunakan Metode Harris Benedict.Kata kunci— Status Gizi, Rumah Sakit Bahteramas, Metode Harris Benedict, Rekam Medis</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Informatics Engineering Department of Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/2589</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/semantik.v3i1.2589</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SemanTIK : Teknik Informasi; Vol 3, No 1 (2017): semanTIK</dc:source>
	<dc:source>2502-8928</dc:source>
	<dc:source>2460-1446</dc:source>
	<dc:source>10.55679/semantik.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/semantik/article/view/2589/1934</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 semanTIK</dc:rights>
</oai_dc:dc>