Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PENGEMBANGAN USAHA TERPADU PADI SAWAH DAN TERNAK UNGGAS ALTERNATIF KECUKUPAN PANGAN DAN PENDAPATAN BAGI MASYARAKAT DI WILAYAH PERI URBAN

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 4 No. 2 (2017) · pp. 49–61

DOI
10.33772/jitro.v4i2.3294
ISSN
2406-9337
Published
2017-05-10
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Integrasi usahatani ternak merupakan pilihan untuk menunjang peningkatan pendapatan petani baik yang ada di pedesaan maupun di daerah pingiran kota yang masih memiliki lahan pertanian khususnya persawahan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui tingkat pendapatan petani padi sawah dengan usaha tunggal di Kawasan Persawahan Amohalo (2) menganalisis potensi peningkatan pendapatan petani dengan mengintegrasikan usaha tani padi sawah dengan usaha ternak itik, (3) menganalisis keberhasilan dan kemanfaatan secara ekonomi pada usaha tunggal dan usaha integrasi padi sawah dengan usaha ternak itik. Responden dalam penelitian ini adalah petani padi sawah yang memiliki ternak dengan jumlah 33 petani. Penentuan responden dilakukan secara acak sederhana yang selanjutnya dilakukan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) pada usahatani tunggal, jumlah pendapatan bersih yang diperoleh petani padi sawah di Kawasan Persawahan Amohalo adalah sebesar Rp7.716.295,58,- per tahunnya,- atau hanya sebesar Rp643.024.63,- per bulanya, (2) Pada usahatani integrasi, jumlah pendapatan bersih yang diperoleh petani di Kawasan Persawahan Amohalo adalah sebesar Rp14.464.495,58,- per tahunnya,- atau sebesar Rp1.205.374,63,-,dan (3) pola usahatani padi sawah yang terintegrasi dengan ternak itik, lebih efisien dan menguntungkan dari pada usahatani tunggal. Pada usahatani tunggal diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,69 sedangkan usahatani yang terintegrasi diperoleh nilai R/C ratio sebesar 2,05.Kata kunci: Pengembangan, Integrasi usahatani ternak, pendapatan

Collaboration network of the authors

40 authors · 279 co-authorship links · 15 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo16
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo11
Takdir SailiAffiliation unknown7
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University6
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo6
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo6
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo6
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo6
Yamin YaddiAffiliation unknown6
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo5
Rina AstarikaAffiliation unknown5
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo5
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo5
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo5
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo5
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown5
La Ode MunadiAffiliation unknown4
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo4
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo4
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo4
Restu LibrianiAffiliation unknown4
La Ode Muhammad MunadiAffiliation unknown3
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo3
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo3
La MalesiUniversitas Halu Oleo3
Ali BainUniversitas Halu Oleo2
Hairil A HadiniAffiliation unknown2
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown2
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo2
Fitria DewiAffiliation unknown2
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo2
Erwin YuliantoUniversitas Halu Oleo1
Hasmiarni ArisUniversitas Halu Oleo1
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo1
. NurhalimUniversitas Halu Oleo1
Melly PratiwiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN USAHA TERPADU PADI SAWAH DAN TERNAK UNGGAS ALTERNATIF KECUKUPAN PANGAN DAN PENDAPATAN  BAGI MASYARAKAT DI WILAYAH PERI URBAN</dc:title>
	<dc:creator>Abu, Mukhtar</dc:creator>
	<dc:creator>Aku, Achmad Selamet</dc:creator>
	<dc:creator>Zulkarnain, Deki</dc:creator>
	<dc:creator>Jabuddin, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Integrasi usahatani ternak merupakan pilihan untuk menunjang peningkatan pendapatan petani baik yang ada di pedesaan maupun di daerah pingiran kota yang masih memiliki lahan pertanian khususnya persawahan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui tingkat pendapatan petani padi sawah dengan usaha tunggal di Kawasan Persawahan Amohalo (2) menganalisis potensi peningkatan pendapatan petani dengan mengintegrasikan usaha tani padi sawah dengan usaha ternak itik, (3) menganalisis keberhasilan dan kemanfaatan secara ekonomi pada usaha tunggal dan usaha integrasi padi sawah dengan usaha ternak itik. Responden dalam penelitian ini adalah petani padi sawah yang memiliki ternak dengan jumlah 33 petani.  Penentuan responden dilakukan  secara acak sederhana yang selanjutnya dilakukan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) pada usahatani tunggal, jumlah pendapatan bersih yang diperoleh petani padi sawah di Kawasan Persawahan Amohalo adalah sebesar Rp7.716.295,58,- per tahunnya,- atau hanya sebesar Rp643.024.63,- per bulanya, (2) Pada usahatani integrasi, jumlah pendapatan bersih  yang diperoleh petani di Kawasan Persawahan Amohalo adalah sebesar Rp14.464.495,58,- per tahunnya,- atau sebesar Rp1.205.374,63,-,dan (3) pola usahatani padi sawah yang terintegrasi dengan ternak itik, lebih efisien dan menguntungkan dari pada usahatani tunggal. Pada usahatani tunggal diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,69 sedangkan usahatani yang terintegrasi diperoleh nilai R/C ratio sebesar 2,05.Kata kunci: Pengembangan, Integrasi usahatani ternak, pendapatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/3294</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v4i2.3294</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 4, No 2 (2017): JITRO, Mei; 49-61</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/3294/2489</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
</oai_dc:dc>