Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PENDUGAAN BOBOT HIDUP KERBAU MENGGUNAKAN UKURAN DIMENSI TUBUH SEBAGAI DASAR PENENTUAN HARGA DI PULAU KABAENA

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 3 No. 2 (2016) · pp. 16–20

DOI
10.33772/jitro.v3i2.1680
ISSN
2406-9337
Published
2016-05-10
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan dalam memprediksi bobot badan kerbau menggunakan tinggi pundak, dalam dada, lingkar dada dan panjang badan. Data ukuran kerbau berasal dari 89 ekor kerbau yang terdiri dari 42 ekor kerbau dengan umur kurang dari 3 tahun dan 47 ekor kerbau dengan umur lebih dari 3 tahun yang dipelihara secara tradisional di Pulau Kabaena kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Data dianalisis menggunakan Program Eviews 5,1 untuk mendapatkan persamaan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi pendugaan bobot badan kerbau adalah Y = 3,89(TP) + 6,22(LD) – 317,57 (R2) = 0,67 untuk kerbau dengan umur kurang dari 3 tahun dan Y = 5,45(TP) + 1,40(LD) – 240,67 (R2) = 0,63 untuk kerbau dengan umur lebih dari 3 tahun. Lingkar dada memberikan kontribusi yang besar dalam menduga bobot hidup kerbau pada umur kurang dari 3 tahun, sedangkan tinggi pundak memberikan kontribusi yang besar dalam menduga bobot hidup kerbau pada umur lebih dari 3 tahun Kata kunci: Dimensi tubuh, bobot tubuh, Bkerbau

Collaboration network of the authors

18 authors · 53 co-authorship links · 7 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo2
. SyamsuddinAffiliation unknown2
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo1
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo1
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo1
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo1
Firman NasiuUniversitas Halu Oleo1
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo1
Syamsuddin SyamsuddinUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo1
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo1
Abdul Rahman OllongUniversitas Papua1
Rizki ArizonaUniversitas Papua1
Fuji AstutyUniversitas Halu Oleo1
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENDUGAAN BOBOT HIDUP KERBAU MENGGUNAKAN UKURAN  DIMENSI TUBUH  SEBAGAI DASAR PENENTUAN HARGA DI PULAU KABAENA</dc:title>
	<dc:creator>Hadini, Hairil A</dc:creator>
	<dc:creator>Badaruddin, Rusli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan dalam memprediksi bobot badan kerbau menggunakan tinggi pundak, dalam dada, lingkar dada dan panjang badan. Data ukuran kerbau berasal dari 89 ekor kerbau yang terdiri dari 42 ekor kerbau dengan umur kurang dari 3 tahun dan 47 ekor kerbau dengan umur lebih dari 3 tahun yang dipelihara secara tradisional di Pulau Kabaena kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Data dianalisis menggunakan Program Eviews 5,1 untuk mendapatkan persamaan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi pendugaan bobot badan kerbau adalah Y = 3,89(TP) + 6,22(LD) – 317,57  (R2) = 0,67 untuk kerbau dengan umur kurang dari 3 tahun dan Y = 5,45(TP) + 1,40(LD) – 240,67  (R2) = 0,63 untuk kerbau dengan umur lebih dari 3 tahun. Lingkar dada memberikan kontribusi yang besar dalam menduga bobot hidup kerbau pada umur kurang dari 3 tahun, sedangkan tinggi pundak memberikan kontribusi yang besar dalam menduga bobot hidup kerbau pada umur lebih dari 3 tahun Kata kunci: Dimensi tubuh, bobot tubuh, Bkerbau</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1680</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v3i2.1680</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 3, No 2 (2016): JITRO, Mei; 16-20</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1680/1209</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
</oai_dc:dc>