Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Pengaruh Imbangan Ongggok dan Sari Pepaya Terhadap Sifat Fisik

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 6 No. 3 (2019) · pp. 300–303

DOI
10.33772/jitro.v6i3.7148
ISSN
2406-9337
Published
2019-09-25
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat fisik campuran onggok dengan sari pepaya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Data yang terkumpul dilakukan analisis uji Duncan. Perlakuan terdiri atas 1) P0 = onggok (kontrol), 2) P1 = 1 bagian onggok + 1 bagian sari pepaya, 3) P2 = 1 bagian onggok + 2 bagian sari pepaya, dan 4) P3 = 1 bagian onggok + 3 bagian sari papaya. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Hasil menunjukan bahwa bahwa semakin tinggi penambahan sari pepaya pada onggok, maka semakin tinggi (P0,05) nilai kerapatan tumpukan, sedangkan nilai berat jenis paling tinggi (P,005) diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 1,03 Kg/m3, ketika kerapatan pemadatan tumpukan tidak menunjukan perbedaan yang nyata, Kesimpulan, pencampuran onggok dengan sari pepaya mengubah sifat fisik onggok, dimana nilai kerapatan tumpukan dan berat jenis tertinggi diperoleh pada pencampuran 1 bagian onggok dengan 3 bagian sari pepaya (P3).Kata Kunci: onggok, sari pepaya, sifat fisikABSTRACTThe research aims to determine the physical properties of the mixture of onggok with papaya extract. The study was conducted experimentally with a completely randomized design (CRD). The collected data was carried out by Duncan test analysis. Treatment consists of 1) P0 = onggok (control), 2) P1 = 1 part onggok + 1 part papaya extract, 3) P2 = 1 part onggok + 2 parts papaya extract, and 4) P3 = 1 part onggok + 3 parts papaya extract. Each treatment was repeated 6 times. The results showed that the higher the addition of papaya extract to onggok, cause the higher (P 0.05) of the value of bulk density, while the highest value of specific density (P 0.05) was obtained in P3 treatment of 1.03 Kg / m3, when the compact bulk density does not show a significant difference. The conclusion, mixing onggok with papaya juice changes the physical properties of onggok, where the highest bulk density and specific density is obtained by mixing 1 part onggok with 3 parts papaya juice (P3).Keywords: onggok, papaya extract, physical properties

Collaboration network of the authors

29 authors · 107 co-authorship links · 12 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Padjadjaran University
  • Universitas Wiralodra
  • Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Budi AyuningsihPadjadjaran University4
Tidi DhalikaPadjadjaran University3
Shiyami Asri YamashitaPadjadjaran University1
Rani Darliani RachmatPadjadjaran University1
Ana Rochana TarmidiPadjadjaran University1
Nadia AinunisaAffiliation unknown1
Mohamad Busaeri RapsanjaniAffiliation unknown1
Ana Rohana TarmidiAffiliation unknown1
Ana RochanaPadjadjaran University1
Rahmat HidayatPadjadjaran University1
Asep SuhermanPadjadjaran University1
Yudhi MahmudUniversitas Wiralodra1
Wiwik AmbasariUniversitas Wiralodra1
Hani YuhaniBadan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat1
Rukmantoro SalimBadan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat1
Destu Putra RosmawanAffiliation unknown1
Dedi RahmatPadjadjaran University1
Siswanto SiswantoAffiliation unknown1
Mansyur MansyurAffiliation unknown1
Imma RahmawatiAffiliation unknown1
Dyah WahyuniAffiliation unknown1
Dwi Ayu Dian IrmawatyAffiliation unknown1
Risca Dwi AryantiAffiliation unknown1
U. Hidayat TanuwiriaAffiliation unknown1
Mochamad DjajuliAffiliation unknown1
Harun DjunedAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Imbangan Ongggok dan Sari Pepaya Terhadap Sifat Fisik</dc:title>
	<dc:creator>Milyanti, Elita Retno</dc:creator>
	<dc:creator>Wiradimadja, Rachmat</dc:creator>
	<dc:creator>Hernaman, Iman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK                                                                        Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat fisik campuran onggok dengan sari pepaya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Data yang terkumpul dilakukan analisis uji Duncan.  Perlakuan terdiri atas 1) P0 = onggok (kontrol), 2) P1 = 1 bagian onggok + 1 bagian sari pepaya, 3) P2 = 1 bagian onggok + 2 bagian sari pepaya, dan 4) P3 = 1 bagian onggok + 3 bagian sari papaya. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Hasil menunjukan bahwa bahwa semakin tinggi penambahan sari pepaya pada onggok, maka semakin tinggi (P0,05) nilai kerapatan tumpukan, sedangkan  nilai berat jenis paling tinggi (P,005) diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 1,03 Kg/m3, ketika  kerapatan pemadatan tumpukan tidak menunjukan perbedaan yang nyata, Kesimpulan, pencampuran onggok dengan sari pepaya mengubah sifat fisik onggok, dimana nilai kerapatan tumpukan dan berat jenis tertinggi diperoleh pada pencampuran 1 bagian onggok dengan 3 bagian sari pepaya (P3).Kata Kunci : onggok, sari pepaya, sifat fisikABSTRACTThe research aims to determine the physical properties of the mixture of onggok with papaya extract. The study was conducted experimentally with a completely randomized design (CRD). The collected data was carried out by Duncan test analysis. Treatment consists of 1) P0 = onggok (control), 2) P1 = 1 part onggok + 1 part papaya extract, 3) P2 = 1 part onggok + 2 parts papaya extract, and 4) P3 = 1 part onggok + 3 parts papaya extract. Each treatment was repeated 6 times. The results showed that the higher the addition of papaya extract to onggok, cause the higher (P 0.05) of the value of bulk density, while the highest value of specific density (P 0.05) was obtained in P3 treatment of 1.03 Kg / m3, when the compact bulk density does not show a significant difference. The conclusion, mixing onggok with papaya juice changes the physical properties of onggok, where the highest bulk density and specific density is obtained by mixing 1 part onggok with 3 parts papaya juice (P3).Keywords: onggok, papaya extract, physical properties</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Departemen Nutrisi ternak dan teknologi Pakan Universitas Padjadjaran</dc:contributor>
	<dc:date>2019-09-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/7148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v6i3.7148</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 6, No 3 (2019): JITRO, September; 300-303</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/7148/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>