Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

RESPON PERTUMBUHAN DAN MORTALITAS PEDET SAPI BALI DARI INDUK YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DAN OBAT CACING

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 3 No. 2 (2016) · pp. 39–47

DOI
10.33772/jitro.v3i2.1685
ISSN
2406-9337
Published
2016-05-10
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kelahiran dan pertumbuhan pedet di bawah umur 3 bulan sangat rendah di lapangan karena pakan induk bunting dan menyusui kurang tercukupi dan adanya infestasi cacing pada induk sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan pedet, perkembangan dimensi tubuh dan mortalitas pedet terhadap pemberian pakan tambahan dan obat cacing pada induk sapi Bali. Penelitihan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu kelompok sapi bunting yang diberi pakan tambahan dan obat cacing (P2), kelompok sapi Bali bunting yang diberi pakan tambahan tanpa obat cacing (P1), kelompok sapi Bali bunting yang tidak diberi pakan tambahan dan obat cacing (P0). Parameter yang diukur adalah bobot lahir, berat badan, ukuran dimensi tubuh yang meliputi panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak dan mortalitas pedet. Hasil penelitihan menunjukkan bahwa rataan tertinggi semua parameter yang diukur diperoleh pada perlakuan (P2), masing–masing bobot badan (57,90 kg), lingkar dada (86,25 cm), tinggi gumba (73,35 cm) dan panjang badan (66,70 cm). Angka kematian anak ternak 0% karena tidak ada anak ternak yang mati selama penelitian. Namun demikian, hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang dievaluasi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pemberian pakan tambahan dan obat cacing pada induk sapi Bali tidak berpengaruh nyata terhadap bobot lahir, bobot badan, panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak dan mortalitas. Penggunaan pakan tambahan dan obat cacing (P2) memberikan performans pedet sapi Bali yang lebih baik.Kata kunci: Pertumbuhan dan mortalitas, pedet sapi Bali, Induk sapi Bali, Pakan tambahan, obat cacing.

Collaboration network of the authors

40 authors · 261 co-authorship links · 17 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • University of Nusa Cendana
  • Padjadjaran University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo15
Takdir SailiAffiliation unknown13
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo13
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo10
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo9
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo9
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo8
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo8
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo7
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo7
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown5
Restu LibrianiAffiliation unknown5
Andini SulfitranaAffiliation unknown5
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo5
Ali BainUniversitas Halu Oleo4
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo4
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo4
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo3
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo3
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown3
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University3
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown3
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown3
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown3
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo2
T. SailiAffiliation unknown2
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo2
Yamin YaddiAffiliation unknown2
Rachmita Dewi SAffiliation unknown2
MuliadinAffiliation unknown1
Hairil Adzulyatno HadiniAffiliation unknown1
Petrus KuneUniversity of Nusa Cendana1
Rini WidyastutiPadjadjaran University1
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1
Nuriadin NuriadinUniversitas Halu Oleo1
La Ode BaaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">RESPON PERTUMBUHAN DAN MORTALITAS PEDET SAPI BALI DARI INDUK YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DAN OBAT CACING</dc:title>
	<dc:creator>Hardiono, Rahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Saili, Takdir</dc:creator>
	<dc:creator>Nafiu, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kelahiran dan pertumbuhan pedet di bawah umur 3 bulan sangat rendah di lapangan karena pakan induk bunting dan menyusui kurang tercukupi dan adanya infestasi cacing pada induk sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan pedet, perkembangan dimensi tubuh dan mortalitas pedet terhadap pemberian pakan tambahan dan obat cacing pada induk sapi Bali. Penelitihan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu kelompok sapi bunting yang diberi pakan tambahan dan obat cacing (P2), kelompok sapi Bali bunting yang diberi pakan tambahan tanpa obat cacing (P1), kelompok sapi Bali bunting yang tidak diberi pakan tambahan dan obat cacing (P0). Parameter yang diukur adalah bobot lahir, berat badan, ukuran dimensi tubuh yang meliputi panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak dan mortalitas pedet. Hasil penelitihan menunjukkan bahwa rataan tertinggi semua parameter yang diukur diperoleh pada perlakuan (P2), masing–masing bobot badan (57,90 kg), lingkar dada (86,25 cm), tinggi gumba (73,35 cm) dan panjang badan (66,70 cm). Angka kematian anak ternak 0% karena tidak ada anak ternak yang mati selama penelitian. Namun demikian, hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang dievaluasi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pemberian pakan tambahan dan obat cacing pada induk sapi Bali tidak berpengaruh nyata terhadap bobot lahir, bobot badan, panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak dan mortalitas. Penggunaan pakan tambahan dan obat cacing (P2) memberikan performans pedet sapi Bali yang lebih baik.Kata kunci : Pertumbuhan dan mortalitas, pedet sapi Bali, Induk sapi Bali, Pakan tambahan, obat cacing.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1685</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v3i2.1685</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 3, No 2 (2016): JITRO, Mei; 39-47</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1685/1212</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
</oai_dc:dc>