Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

DINAMIKA KEPRIBADIAN DALAM PRESPEKIF PSIKOLOGI ISLAM: TELAAH KRITIS PEMIKIRAN IMAM AL – GHOZALIE

Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam · Vol. 7 No. 2 (2021)

DOI
10.31332/zjpi.v7i2.3036
ISSN
2579-955X, 2477-6149
Published
2021-12-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Kepribadian adalah bagian dari ruh yang membentuk kehidupan manusia menjadi satu kesatuan, tidak terpisahkan kapasitasnya. Memahami kepribadian menyiratkan pemahaman mengena diri sendiri, atau pemahaman individu secara total.Sigmunnd Freud menjelaskan bahwa ada tiga komponen dalam konstruksi tersebut karakter, khususnya id, citra diri, dan kepribadian super. kepribadian menurut psikologi islam adalah koordinasi pengaturan hati, kecerdasan, dan kepentingan manusia yang mengarah pada perilaku. Sudut nafsani manusia memiliki tiga kekuatan, tepatnya: (1) hati (fitrah ilahiyah)sebagai bagian dari supra-kesadaran manusia yang memiliki kekuatan nafsu (perasaan); (2) penilaian yang baik (fitrah insaniah) sebagai bagian dari kesadaran manusia yang memiliki kekuatan psikologis(membuat); (3) keinginan (fitrah hayawaniyah) sebagai bagian dari pra atau kejelasanorang yang memiliki kekuatan konasi (tujuan). Elemen karakter ke dalam Ada tiga sudut pandang Islam, yaitu kepribadian ammarah (nafsal-ammarah), kepribadian lawwamah (nafsal-lawwamah), ahlak muthmainnah(nafsalmuthmainnah). Gagasan tentang budi pekerti yang diindikasikan oleh pertimbangan al-Ghazali, misalnya,naluri manusia, dorongan dan perasaan, konstruksi roh, tipologi karakteristik manusia, dan teknik peningkatan Moral (mengarahkan). Dari keseluruhan gagasan tentang kepribadian al-Ghazali, hal tersebut menjadi pertimbangan lengkap oleh seorang pemandu dengan tujuan agar hasil konsultasi yang paling ekstrem menjadi mendalam pemanfaatan strategi perbaikan moral seperti strategi taat syariah, teknik kemajuan diri dan teknik untuk kufin

Collaboration network of the authors

6 authors · 8 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Milenia Qodariyah PutriUIN Sunan Ampel Surabaya1
Abdul Hakim YassiAffiliation unknown1
Nasmilah NasmilahAffiliation unknown1
Hamzah A MachmoedAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2579-955X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>DINAMIKA KEPRIBADIAN DALAM PRESPEKIF PSIKOLOGI ISLAM: TELAAH KRITIS PEMIKIRAN IMAM AL – GHOZALIE</dc:title><dc:creator>Afriyanto, Fikiy</dc:creator><dc:creator>Muhid, Abdul</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Kepribadian adalah bagian dari ruh yang membentuk kehidupan manusia menjadi satu kesatuan, tidak terpisahkan kapasitasnya. Memahami kepribadian menyiratkan pemahaman mengena diri sendiri, atau pemahaman individu secara total.Sigmunnd Freud menjelaskan bahwa ada tiga komponen dalam konstruksi tersebut karakter, khususnya id, citra diri, dan kepribadian super. kepribadian menurut psikologi islam adalah koordinasi pengaturan hati, kecerdasan, dan kepentingan manusia yang mengarah pada perilaku. Sudut nafsani manusia memiliki tiga kekuatan, tepatnya: (1) hati (fitrah ilahiyah)sebagai bagian dari supra-kesadaran manusia yang memiliki kekuatan nafsu (perasaan); (2) penilaian yang baik (fitrah insaniah) sebagai bagian dari kesadaran manusia yang memiliki kekuatan psikologis(membuat); (3) keinginan (fitrah hayawaniyah) sebagai bagian dari pra atau kejelasanorang yang memiliki kekuatan konasi (tujuan). Elemen karakter ke dalam Ada tiga sudut pandang Islam, yaitu kepribadian ammarah (nafsal-ammarah), kepribadian lawwamah (nafsal-lawwamah), ahlak muthmainnah(nafsalmuthmainnah). Gagasan tentang budi pekerti yang diindikasikan oleh pertimbangan al-Ghazali, misalnya,naluri manusia, dorongan dan perasaan, konstruksi roh, tipologi karakteristik manusia, dan teknik peningkatan Moral (mengarahkan). Dari keseluruhan gagasan tentang kepribadian al-Ghazali, hal tersebut menjadi pertimbangan lengkap oleh seorang pemandu dengan tujuan agar hasil konsultasi yang paling ekstrem menjadi mendalam pemanfaatan strategi perbaikan moral seperti strategi taat syariah, teknik kemajuan diri dan teknik untuk kufin&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2021-12-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/zjpi.v7i2.3036</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/zjpi.v7i2.3036</dc:identifier><dc:source>Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam; Vol 7 No 2 (2021); 173</dc:source><dc:source>2579-955X</dc:source><dc:source>2477-6149</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/zawiyah/article/viewFile/3036/1673</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>