Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Membedah Teologi Ahmadiyah: Kajian Kritis Atas Kepercayaan, Sejarah, dan Respons Umat Islam

Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam · Vol. 11 No. 1 (2025) · pp. 48–60

DOI
10.31332/zawiyah.v11i1.11568
ISSN
2579-955X, 2477-6149
Published
2025-07-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Mengkaji Ahmadiyah penting untuk memahami kompleksitas dinamika keberagamaan dalam masyarakat Muslim kontemporer. Analisis terhadap ajaran dan praktik Ahmadiyah memberikan wawasan tentang perbedaan teologis. Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, mengkaji konsep Kepercayaan dan Ajaran Teologis Ahmadiyah. Kedua, Untuk mengkaji Perkembangan Sejarah Ahmadiyah. Ketiga, Untuk mengkaji Respons Umat Islam dari Kalangan Ulama Maupun Organisasi Keagamaan Terhadap Eksistensi dan Ajaran Ahmadiyah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber primer meliputi buku-buku akademik, artikel jurnal, fatwa keagamaan, serta publikasi lain yang membahas Ahmadiyah dan sumber sekunder yang bersumber dari buku-buku atau artikel diluar pembahasan Ahmadiyah sebagai data pendukung. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Ahmadiyah memiliki konsep berbeda terhadap kenabian, wahyu, Khilafah, dan Jihad. Kedua, Perkembangan Sejarah Ahmadiyah Sejak Pendiriannya hingga Penyebarannya di Dunia Islam yang menelusuri Kondisi Sosial-Keagamaan India Abad ke-19, Biografi Ringkas Mirza Ghulam Ahmad, dan Metode Gerakan. Dan Perkembangan dan Perpecahan Internal Ahmadiyah. Ketiga, Respons Umat Islam dari Kalangan Ulama Maupun Organisasi Keagamaan Terhadap Eksistensi dan Ajaran Ahmadiyah yang terdiri respon Buya Hamkah terhadap aliran Ahmadiyah, dan Fatwa penyesatan Ahmadiyah oleh Majelis Ulama Indonesia di tahun 2005.

Collaboration network of the authors

4 authors · 6 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Universitas Bosowa
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2579-955X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Membedah Teologi Ahmadiyah : Kajian Kritis Atas Kepercayaan, Sejarah, dan Respons Umat Islam</dc:title><dc:creator>Nur As’ad HL, Muh</dc:creator><dc:creator>Santalia, Indo</dc:creator><dc:creator>Aderus, Andi</dc:creator><dc:creator>Syamsu Rijal, Tabhan</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Mengkaji Ahmadiyah penting untuk memahami kompleksitas dinamika keberagamaan dalam masyarakat Muslim kontemporer. Analisis terhadap ajaran dan praktik Ahmadiyah memberikan wawasan tentang perbedaan teologis. Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, mengkaji konsep Kepercayaan dan Ajaran Teologis Ahmadiyah. Kedua, Untuk mengkaji Perkembangan Sejarah Ahmadiyah. Ketiga,  Untuk mengkaji Respons Umat Islam dari Kalangan Ulama Maupun Organisasi Keagamaan Terhadap Eksistensi dan Ajaran Ahmadiyah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber primer meliputi buku-buku akademik, artikel jurnal, fatwa keagamaan, serta publikasi lain yang membahas Ahmadiyah dan sumber sekunder yang bersumber dari buku-buku atau artikel diluar pembahasan Ahmadiyah sebagai data pendukung. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Ahmadiyah memiliki konsep berbeda terhadap kenabian, wahyu, Khilafah, dan Jihad. Kedua, Perkembangan Sejarah Ahmadiyah Sejak Pendiriannya hingga Penyebarannya di Dunia Islam yang menelusuri Kondisi Sosial-Keagamaan India Abad ke-19, Biografi Ringkas Mirza Ghulam Ahmad, dan Metode Gerakan. Dan Perkembangan dan Perpecahan Internal Ahmadiyah. Ketiga, Respons Umat Islam dari Kalangan Ulama Maupun Organisasi Keagamaan Terhadap Eksistensi dan Ajaran Ahmadiyah yang terdiri respon Buya Hamkah terhadap aliran Ahmadiyah, dan Fatwa penyesatan Ahmadiyah oleh Majelis Ulama Indonesia di tahun 2005.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-07-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/zawiyah.v11i1.11568</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/zawiyah.v11i1.11568</dc:identifier><dc:source>Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam; Vol 11 No 1 (2025); 48-60</dc:source><dc:source>2579-955X</dc:source><dc:source>2477-6149</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/zawiyah/article/download/11568/3585</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>