Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Pergeseran Sufisme Tradisional Ke Urban Sufisme dalam Korporasi Sub-Urban

Indonesian

Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam · Vol. 11 No. 2 (2025) · pp. 129–142

DOI
10.31332/zawiyah.v11i2.13166
ISSN
2579-955X, 2477-6149
Published
2025-12-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini mengkaji pergeseran dari sufisme tradisional ke sufisme perkotaan (urban sufism) dalam konteks korporasi sub-urban, dengan fokus pada PT. Mayangkara Group di Blitar. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi nilai-nilai spiritual dalam perusahaan ini terjadi melalui tujuh fase, dimulai dari pengenalan nilai agama secara informal pada tahun 1970-an hingga pembentukan habitus spiritual yang lebih terstruktur pada 2015-an. Fase-fase ini menunjukkan upaya perusahaan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam, seperti kedisiplinan, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab, dalam berbagai aspek operasional, termasuk rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan kompensasi. Penelitian ini juga menyoroti penerapan nilai-nilai normatif, seperti ajaran Al-Qur'an dan Hadis, serta falsafah Pancasila, yang mendorong keseimbangan antara kinerja duniawi dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara nilai spiritual dan etos kerja menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dalam membangun sinergi nilai spiritual dan nilai-nilai etos kerja melalui sumber daya manusia ditemukan lima pola pembentukan habitus di lingkungan perusahaan. Diantaranya yaitu rekrutmen, seleksi, penilaian kinerja, pelatihan dan pengembangan, serta pemberian kompensasi. Program tersebut berfokus pada keseimbangan antara kehidupan duniawi dan akhirat, sesuai dengan visi perusahaan: "Sehat Menyehatkan, Sejahtera Mensejahterakan, dan Memberi Manfaat Dunia dan Akhirat.”

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2579-955X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Pergeseran Sufisme Tradisional Ke Urban Sufisme dalam Korporasi Sub-Urban</dc:title><dc:title>Indonesian</dc:title><dc:creator>Yuzki Arifian Nawafi, Ahmad</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini mengkaji pergeseran dari sufisme tradisional ke sufisme perkotaan (urban sufism) dalam konteks korporasi sub-urban, dengan fokus pada PT. Mayangkara Group di Blitar. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi nilai-nilai spiritual dalam perusahaan ini terjadi melalui tujuh fase, dimulai dari pengenalan nilai agama secara informal pada tahun 1970-an hingga pembentukan habitus spiritual yang lebih terstruktur pada 2015-an. Fase-fase ini menunjukkan upaya perusahaan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam, seperti kedisiplinan, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab, dalam berbagai aspek operasional, termasuk rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan kompensasi. Penelitian ini juga menyoroti penerapan nilai-nilai normatif, seperti ajaran Al-Qur'an dan Hadis, serta falsafah Pancasila, yang mendorong keseimbangan antara kinerja duniawi dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara nilai spiritual dan etos kerja menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dalam membangun sinergi nilai spiritual dan nilai-nilai etos kerja melalui sumber daya manusia ditemukan lima pola pembentukan habitus di lingkungan perusahaan. Diantaranya yaitu rekrutmen, seleksi, penilaian kinerja, pelatihan dan pengembangan, serta pemberian kompensasi. Program tersebut berfokus pada keseimbangan antara kehidupan duniawi dan akhirat, sesuai dengan visi perusahaan: "Sehat Menyehatkan, Sejahtera Mensejahterakan, dan Memberi Manfaat Dunia dan Akhirat.”&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-12-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/zawiyah.v11i2.13166</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/zawiyah.v11i2.13166</dc:identifier><dc:source>Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam; Vol 11 No 2 (2025); 129-142</dc:source><dc:source>2579-955X</dc:source><dc:source>2477-6149</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/zawiyah/article/download/13166/3876</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>