The Relevance of the Application of Islamic Religious Education to the Crime Rate among Junior High School Students (Relevansi Penerapan Pendidikan Agama Islam dengan Angka Kriminalitas Kalangan Pelajar SLTP)
Artikel ini bertujuan menganalisis beberapa aspek yaitu: 1) penerapan Pendidikan Agama Islam pada SLTP di kecamatan Landono; 2) Angka kriminalitas yang dilakukan pelajar SLTP di kecamatan Landono; c) relevansi antara penerapan Pendidikan Agama Islam pada SLTP dengan angka kriminalitas di kecamatan Landono. Penelitian ini dilakukan secara campuran (mixed method), pada 99 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan pembagian angket. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Pendidikan agama pada SLTP di kecamatan Landono telah diterapkan sesuai dengan standar penerapan pengajaran pendidikan agama Islam yang ideal. Proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dilaksanakan secara baik sesuai tuntunan, dan hasilnya dapat dikategorikan cukup baik. (2) secara umum kriminalitas pada kalangan pelajar di kecamatan Landono menunjukkan angka yang relatif rendah, dalam artian tidak sampai menimbulkan keresahan masyarakat setempat. (3) relevansi antara penerapan Pendidikan Agama Islam dengan angka kriminalitas pelajar di kecamatan Landono nampak pada adanya keterkaitan fungsional dari keduanya, semakin besar identitas penerapan Pendidikan Agama Islam semakin berkurang angka kriminalitas dalam suatu masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Kriminalitas
Collaboration network of the authors
11 authors ·
16 co-authorship links
· 6 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Universitas Airlangga
Universitas Ahmad Dahlan
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.