Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Gerakan “Kemenag Sultra Bersahabat” dalam Perspektif Perencanaan: Suatu Kajian Teori dan Praktik Perencanaan Partisipatif

Robust: Research of Business and Economics Studies · Vol. 2 No. 1 (2022)

DOI
10.31332/robust.v2i1.4055
ISSN
2798-401X, 2798-3935
Published
2022-04-26
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menggagas suatu gerakan yang cukup cemerlang Gerakan yaitu “Kemenag Sultra Bersahabat (Bersih, Religius, Santun, Harmonis berbasis Teknologi). Konsep Gerakan “Kemenag Sultra Bersahabat” ini lebih aplikatif dan implementatif karena sengaja digagas untuk menjabarkan dan menerjemahkan visi, misi dan program prioritas Kementerian Agama RI dalam mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul serta menjabarkan program Garbarata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui lima pilar yaitu Sultra Cerdas, Sultra Sehat, Sultra Peduli Kemiskinan, Sultra Berbudaya dan Beriman serta Sultra Produktif, sesuai tugas dan fungsi yang diemban oleh Kementerian Agama.Dalam tulisan ini mensinergikan Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat dengan Pendekatan perencanaan partisipatif. Penelitian ini menemukan bahwa secara teori maupun praktik, peranan perencana dalam perencanaan partisipatif adalah sebagai fasilitator dan komunikator yang membantu terjadinya komunikasi antarpeserta yang menghasilkan perencanaan yang efektif. Dalam menjalankan profesinya, selain mengandalkan pengetahuan dan teknik analisis, perencana juga perlu mempunyai kemampuan membangun dialog antar berbagai pihak yang berkepentingan. Sebagai komunikator, perencana juga perlu mematuhi norma pragmatis alamiah dalam berkomunikasi agar mendapatkan kepercayaan masyarakat dan mampu membangun komunikasi yang efektif.

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Ministry of Religious Affairs
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muchammad FarizInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2798-401X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Gerakan “Kemenag Sultra Bersahabat” dalam Perspektif Perencanaan : Suatu Kajian Teori dan Praktik Perencanaan Partisipatif</dc:title><dc:creator>Rahmad, Rahmad</dc:creator><dc:creator>Sulaiman, Nasrullah</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menggagas suatu gerakan yang cukup cemerlang Gerakan yaitu “Kemenag Sultra Bersahabat (Bersih, Religius, Santun, Harmonis berbasis Teknologi). Konsep Gerakan “Kemenag Sultra Bersahabat” ini lebih aplikatif dan implementatif karena sengaja digagas untuk menjabarkan dan menerjemahkan visi, misi dan program prioritas Kementerian Agama RI dalam mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul serta menjabarkan program Garbarata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui lima pilar yaitu Sultra Cerdas, Sultra Sehat, Sultra Peduli Kemiskinan, Sultra Berbudaya dan Beriman serta Sultra Produktif, sesuai tugas dan fungsi yang diemban oleh Kementerian Agama.Dalam tulisan ini mensinergikan Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat dengan Pendekatan perencanaan partisipatif.    Penelitian ini menemukan bahwa secara teori maupun praktik, peranan perencana dalam  perencanaan partisipatif adalah sebagai fasilitator dan komunikator yang membantu terjadinya komunikasi antarpeserta yang menghasilkan perencanaan yang efektif. Dalam menjalankan profesinya, selain mengandalkan pengetahuan dan teknik analisis, perencana juga perlu mempunyai kemampuan membangun dialog antar berbagai pihak yang berkepentingan. Sebagai komunikator, perencana juga perlu mematuhi norma pragmatis alamiah dalam berkomunikasi agar mendapatkan kepercayaan masyarakat dan mampu membangun  komunikasi yang efektif.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2022-04-26</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/robust.v2i1.4055</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/robust.v2i1.4055</dc:identifier><dc:source>Robust: Research of Business and Economics Studies; Vol 2 No 1 (2022); 1</dc:source><dc:source>2798-401X</dc:source><dc:source>2798-3935</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/robust/article/viewFile/4055/1862</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>