Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh pasangan suami istri tunawicara dalam membentuk keluarga sakinah di Kota Kendari dan mendeskripsikan perspektif Al-Urf tehadap upaya pasangan suami istri tunawicara dalam membentuk keluarga sakinah di Kota Kendari. Untuk menjawab permasalahan yang ada penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Empiris. Untuk menjelaskan persoalan secara mendalam dan menyeluruh, penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan studi dokumenter. Data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara dengan informan atau narasumber yang terkait dengan objek penelitian seperti pasangan suami istri tunawicara dan keluarga informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pasangan suami istri tunawicara dalam menciptakan keluarga sakinah adalah melakukan pernikahan secara resmi, pemenuhan kebutuhan ekonomi, sosial kemasyarakatan dan Sosial keagamaan, serta menjalin komunikasi berupa selalu bersama, menggunakan sosial media, menggunakan gerakan khusus dan simbol, serta saling terbuka. Perspektif Al-Urf tehadap upaya pasangan suami istri tunawicara dalam membentuk keluarga sakinah di Kota Kendari adalah dengan pernikahan secara resmi, pemenuhan kebutuhan ekonomi, sosial kemasyarakatan dan Sosial keagamaan, serta menjalin komunikasi berupa selalu bersama, menggunakan sosial media, menggunakan gerakan khusus dan simbol, serta saling terbuka yang semuanya sejalan dengan Al-‘Urf.
Collaboration network of the authors
9 authors ·
18 co-authorship links
· 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Agama Islam Negeri Kendari
State University of Makassar
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.