Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran single parent dalam membentuk keluarga sakinah di Desa Wunduwatu dan tinjauan maqashid syariah terhadap peran tunggal single parent dalam membangun keluarga sakinah di Desa Wunduwatu Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan redukasi data dan pengecekan keabsahan temuan dengan tringulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: a). Gambaran peran single parent di Desa Wunduwatu dalam memenuhi kebutuhan keluarga yang terdiri dari kebutuhan fisiologi, kebutuhan rasa aman dan perlindungan, kebutuhan rasa kasih sayang, kebutuhan akan rasa percaya diri dan kebutuhan aktualisasi diri. semua pemenuhan kebutuhan tersebut belum mampu dilakukan dengan maksimal oleh para single parent di Desa Wunduwatu yang di karenakan terdapat kesulitan dan kendala dalam membagi waktu untuk menjalankan perannya tersebut. b). Peran single parent di Desa Wunduwatu dalam membentuk keluarga sakinah jika ditinjau dari hukum Islam yaitu Maqashid Syariah tidak sepenuhnya berjalan dengan baik sebagaimana pada prinsip-prinsip yang ada didalamnya yaitu memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta karena beberapa peran dari single parent tidak dilaksanakan dengan maksimal. Karena pada hakikatnya sebagai orang tua tunggal ada banyak aspek yang harus dilaksanakan. Bukan hanya fokus pada satu sisi saja.
Collaboration network of the authors
10 authors ·
13 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.