Jurnal
Hak Asuh Anak Prespektif Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak (Studi Perkara Nomor: 0097/Pdt.G/2018/PA.Rh)
Kalosara: Family Law Review · Vol. 1 No. 2 (2022)
- ISSN
- 2807-2162, 2807-3177
- Published
- 2022-01-04
- Publisher
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
Abstract
Penelitian ini membahas hak asuh anak berdasarkan Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Penelitian ini dilatar belakangi oleh persoalan ketika pasangan suami isteri bercerai yang berakibat pada perebutan hak asuh anak yang pada dasarnya bagi anak belum berusia 12 tahun adalah hak ibu. Lalu bagaimana ketika seorang ibu justru melalaikan tanggung jawabnya untuk mengasuh anak tersebut dengan baik? Berdasarkan hal tersebut terdapat sebuah kasus yang dapat diteliti dimana seorang ayah mengajukan gugatan hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha yang disebabkan oleh penelantaran anak yang dilakukan mantan isteri penggugat. Adapun masalah yang dipelajari dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penyelesaian perkara terhadap hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha? Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi putusan hakim terhadap hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha? Dan bagaimana pandangan Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak mengenai perkara hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha? Penelitian ini menggunakan pendekatan Normatif Empiris untuk menemukan dasar Hukum mengenai hak asuh anak kemudian disesuaikan dengan fakta atau kasus putusan hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melakukan wawancara dan studi kepustakaan, kemudian dianalisa secara kualitatif yaitu dengan menafsirkan permasalahan yang terjadi kemudian disajikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah proses penyelesaian perkara hak asuh anak di Pengadilan Agama Raha diawali dengan mediasi dan diakhiri dengan kesimpulan; Faktor-faktor hakim dalam memberi putusan adalah berdasarkan dengan regulasi aturan; Berdasarkan Hukum Kompilasi Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak hak asuh anak diberikan pada orang tua yang mampu mengasuh anaknya dengan baik.
Collaboration network of the authors
27 authors · 41 co-authorship links · 2 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ahmad Ridha | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Finsa Adhi Pratama | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Nikmat Nurlaila | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Muḥammad Iqbāl | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Wahyudin Maguni | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Rachmat Adi Wijaya | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ikalsianti Ikalsianti | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Mashur Malaka | Affiliation unknown | 1 |
| Adriyani Idris | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Mahruddin Mahruddin | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Muh. Wahsy | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Muhammad Iqbal | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Andi Yaqub | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ade Imam Muttaqien | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Nurhidayat Nurhidayat | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Muhammad Umair Akram | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Asrianto Zainal | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Dhita Amalia Safitri | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Lian Mulyani Muthalib | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| La Ode Kaimuddin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Awaluddin Hamzah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| M. Natsir Natsir | Affiliation unknown | 1 |
| Ruslan Ruslan | Affiliation unknown | 1 |
| Kadir Kadir | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.