Jurnal
UPAYA TOKOH ADAT MENANGKAL TINDAKAN ASUSILA PERSFEKTIF AL-URF (STUDI KELURAHAN LEMPUING KOTA BENGKULU)
Kalosara: Family Law Review · Vol. 1 No. 1 (2021)
- ISSN
- 2807-2162, 2807-3177
- Published
- 2021-08-07
- Publisher
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
Abstract
Indonesia dengan keanekaragaman salah satunya dikomunitas suku memiliki aturan-aturan adat, misalnya aturan dalam delik asusila hamil diluar nikah. Dalam hukum islam tindakan asusila kawin tanpa nikah ini dihukumkan sebagai bentuk perzinahan. Pelanggaran asusila seperti ini dalam masyarakat pun akan dihadapkan dengan hukum adat yang sudah berlaku di masyarakat, demikian halnya dengan hukum adat yang ada di kelurahan lempuing kota Bengkulu. Mbasuh Dusun atau cucikampung istilah yang biasa dipakai masyarakat Bengkulu umumnya sebagai tradisi hukuman bagi warganya yang hamil diluar nikah. Hukum adat ini sudah menjadi tradisi turun temurun karena dianggap dapat membuat efek jera bagi pelakunya. Al- Urf dalam hal ini tradisi yang baik dalam syariat Islam akan ditampung dan diakui ketika tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah. Beberapa upaya tokoh adat dalam mengatasi masalah tindak asusila kawin hamil dikelurahan lempuing ditujukan agar ada efek jera bagi pelaku dan tidak akan diulang oleh yang lain.
Collaboration network of the authors
25 authors · 45 co-authorship links · 2 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Jabal Nur | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 3 |
| Andi Yaqub | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Andi Novita Mudriani Djaoe | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Ahmad Ridha | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Asni Asni | Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar | 1 |
| Muhammad Muflih Yasir | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Nurfadilah Nurfadilah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Rusnam Rusnam | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Arsyah Ardiansyah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Widya Nengsi | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ita Purnamasari | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Siti Selamita | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Azizah Sitti Hadijah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Enik Andriani | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ipandang Ipandang | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Abdul Khasan | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Hasim Hasim | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Fauzia Sidiqa Ahmad | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Kartini Kartini | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Najia Zakaria | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Iswandi Iswandi | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Riadin Riadin | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.