Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penerapan Metode Dakwah Mau’idzah Hasanah di Era Hoax Milenial (Pemuda Warga Puri Domas SlemanYogyakarta)

Al-Munzir · Vol. 12 No. 1 (2019)

DOI
10.31332/am.v12i1.1329
ISSN
2620-326X, 1979-4894
Published
2019-06-30
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari

Abstract

AbstrakSeiring dengan berkembangnya teknologi informasi, apalagi di tahun politik ini hoax pun semakin menjamur di kalangan masyarakat khususnya milenial. Namun lepas dari itu, bahwa sarana media juga sangatlah baik jika digunakan untuk hal-hal bermanfaat seperti dakwah. Kini semakin dibutuhkan juru dakwah yang akrab dengan teknologi informasi sekaligus memahami teknik, strategi dan metode pemanfaatan media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data diperoleh berdasarkan hasil wanwancara, observasi dan studi pustaka. Maka dari itu metode dakwah mau’idzah hasanah di era milenial cocok diterapkan untuk menimalisir maraknya berita hoax di media sosial. Para pemuda milenial/da’i harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jika tidak, arus dakwah kian melambat dan tertinggal.Kata Kunci: Meode Dakwah Mau’dzah Hasanah, Hoax dan Milenial.

Collaboration network of the authors

2 authors · 1 co-authorship link · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dewi SartinaUniversitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2620-326X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Penerapan Metode Dakwah  Mau’idzah Hasanah di Era  Hoax  Milenial (Pemuda Warga Puri Domas SlemanYogyakarta)</dc:title><dc:creator>Ritonga, Muslimin</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt; AbstrakSeiring dengan berkembangnya teknologi informasi, apalagi di tahun politik ini hoax pun semakin menjamur di kalangan masyarakat khususnya milenial. Namun lepas dari itu, bahwa sarana media juga sangatlah baik jika digunakan untuk hal-hal bermanfaat seperti dakwah. Kini semakin dibutuhkan juru dakwah yang akrab dengan teknologi informasi sekaligus memahami teknik, strategi dan metode pemanfaatan media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data diperoleh berdasarkan hasil wanwancara, observasi dan studi pustaka. Maka dari itu metode dakwah mau’idzah hasanah di era milenial cocok diterapkan untuk menimalisir maraknya berita hoax di media sosial.  Para pemuda milenial/da’i harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jika tidak, arus dakwah kian melambat dan tertinggal.Kata Kunci: Meode Dakwah Mau’dzah Hasanah, Hoax dan Milenial.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2019-06-30</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/am.v12i1.1329</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/am.v12i1.1329</dc:identifier><dc:source>Al-MUNZIR; Vol 12 No 1 (2019); 51</dc:source><dc:source>2620-326X</dc:source><dc:source>1979-4894</dc:source><dc:relation>http://ejournal.iainkendari.ac.id/al-munzir/article/viewFile/1329/990</dc:relation><dc:relation>http://ejournal.iainkendari.ac.id/al-munzir/article/viewFile/1329/991</dc:relation></oai_dc:dc>