Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan hadis dalam khutbah Jumat baik dari segi intensitasnya, metode penyampaian, maupun kualitas rujukan dan kualitas hadis yang disampaikan oleh para khatib di masjid-masjid Kota Kendari. Penelitian sejenis sudah dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia, namun kota Kendari belum tersentuh penelitian yang urgen ini dalam rangka mengidentifikasi kualitas dakwah dan keberagamaan yang salah satu bagian utamanya adalah perhatian yang serius terhadap hadis Nabi saw. sebagai rujukan utama dalam beragama Islam bersama dengan al-Qur’an dengan karakteristik yang banyak perbedaan dengan al-Qur’an. Penelitian dilakukan dengan melakukan recording atas proses khutbah yang berlangsung di masjid-masjid kemudian diolah dan dianalisis dengan pendekatan kaidah kesahihan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hadis dalam khutbah di Kota Kendari terbilang tinggi, meski tidak merata. Ditemukan sejumlah kekeliruan dalam penyampaian baik dari segi bacaan, teks hadis yang keliru, bahkan salah mengklaim hadis sebagai ayat, termasuk men-sahih-kan hadis palsu. Di sisi lain, hadis-hadis yang disampaikan oleh khatib mayoritas adalah hadis-hadis yang dapat dijadikan hujjah berupa hadis sahih dan hasan dan bersumber dari kitab-kitab standar, kuantitasnya sangat tinggi dibanding hadis da’if dan maudhu’ yang sangat rendah.
Collaboration network of the authors
9 authors ·
12 co-authorship links
· 5 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Universitas Halu Oleo
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.