Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Peranan Pejabat Sara’ dalam Integrasi Hukum Islam dengan Budaya Bone

Al-'Adl · Vol. 13 No. 2 (2020)

DOI
10.31332/aladl.v13i2.1862
ISSN
2615-5540, 1979-4916
Published
2020-04-25
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Sara’ (Syariat Islam) merupakan salah satu unsur pangngadereng yang ada setelah mendapat pengaruh agama Islam, sara’ menambah pranata sosial masyarakat Bone menjadi lima setelah ade’ (adat istiadat), Rapang (pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan), bicara (sistem hukum) dan wari (system protokoleran kerajaan). Artikel bertujuan untuk mendiskripsikan peranan pejabat sara’ dalam integrasi hukum Islam dengan budaya Bone, dengan menggunakan metode kepustakaan yang meliputi lontara dan tulisan terkait dengan masalah yang diteliti. Analisis data menggunakan pendekatan historis, sosiologi dan antropologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pejabat sara’ memiliki sumbangsih yang sangat erat dalam integrasi hukum Islam dengan budaya Bone. Keistimewaan dari pejabat sara’ adalah orang memiliki ilmu agama mumpuni, maka akan diangkat dan diberi gelar kebangsawanan oleh Raja, pejabat sara’ juga memiliki peran dalam penerapan hukum Islam pada masyarakat Bone.

Collaboration network of the authors

14 authors · 23 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muh. IdrisInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ashadi L. DiabInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Indah LestariInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nikmat NurlailaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dedeng DedengInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Hasim HasimInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nurhidayat NurhidayatInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ahmad AhmadInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Wahyudi WahyudiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Andi YaqubInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Baso Heru SofyanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Kartini KartiniInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Najia ZakariaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2615-5540/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Peranan Pejabat Sara’ dalam Integrasi Hukum Islam  dengan Budaya Bone</dc:title><dc:creator>Ridha, Ahmad</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Sara’ (Syariat Islam) merupakan salah satu unsur pangngadereng yang ada setelah mendapat pengaruh agama Islam, sara’ menambah pranata sosial masyarakat Bone menjadi lima setelah ade’ (adat istiadat), Rapang (pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan), bicara (sistem hukum) dan wari (system protokoleran kerajaan). Artikel bertujuan untuk mendiskripsikan peranan pejabat sara’ dalam integrasi hukum Islam dengan budaya Bone, dengan menggunakan metode kepustakaan yang meliputi lontara dan tulisan terkait dengan masalah yang diteliti. Analisis data menggunakan pendekatan historis, sosiologi dan antropologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pejabat sara’ memiliki sumbangsih yang sangat erat dalam integrasi hukum Islam dengan budaya Bone. Keistimewaan dari pejabat sara’ adalah orang memiliki ilmu agama mumpuni, maka akan diangkat dan diberi gelar kebangsawanan oleh Raja, pejabat sara’ juga memiliki peran dalam penerapan hukum Islam pada masyarakat Bone.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2020-04-25</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/aladl.v13i2.1862</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/aladl.v13i2.1862</dc:identifier><dc:source>Al-'Adl; Vol 13 No 2 (2020); 132</dc:source><dc:source>2615-5540</dc:source><dc:source>1979-4916</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/al-adl/article/viewFile/1862/pdf</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>