Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Implementasi UU ITE terhadap Pelaku Perjudian Online di Bukittinggi: Analisis Siyasah Tanfidziyah (Studi Kasus Polresta Bukittinggi)

Enforcement of the ITE Law against Online Gambling Perpetrators in Bukittinggi City: A Siyāsah Tanfīdhiyyah Perspective on the Bukittinggi Resort Police

Al-'Adl · Vol. 19 No. 02 (2026) · pp. 199–214

DOI
10.31332/aladl.v19i02.14336
ISSN
2615-5540, 1979-4916
Published
2026-07-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Tuliskan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kejahatan siber, khususnya praktik perjudian online yang kian mengkhawatirkan di Kota Bukittinggi, seiring dengan pesatnya perkembangan media sosial dan digitalisasi informasi. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam penanggulangan perjudian online di Bukittinggi dan bagaimana pelaksanaannya ditinjau dari perspektif siyasah tanfidziyah. Kebaruan penelitian terletak pada analisis implementatif UU ITE melalui pendekatan siyasah dalam konteks penegakan hukum lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan fokus pada institusi Polresta Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU ITE di Bukittinggi merupakan langkah progresif dalam memperkuat perlindungan digital, meskipun masih menghadapi hambatan kelembagaan, keterbatasan SDM, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Dari sudut pandang siyasah tanfidziyah, pelaksanaan hukum menunjukkan orientasi pada kemaslahatan publik melalui tata kelola dan sinergi kelembagaan yang berbasis nilai keadilan Islam.

Collaboration network of the authors

5 authors · 10 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2615-5540/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Implementasi UU ITE terhadap Pelaku Perjudian Online di Bukittinggi: Analisis Siyasah Tanfidziyah (Studi Kasus Polresta Bukittinggi)</dc:title><dc:title>Enforcement of the ITE Law against Online Gambling Perpetrators in Bukittinggi City: A Siyāsah Tanfīdhiyyah Perspective on the Bukittinggi Resort Police</dc:title><dc:creator>Hengki Januardi</dc:creator><dc:creator>Irfan Perdana Putra</dc:creator><dc:creator>Ramza Fatria Maulana</dc:creator><dc:creator>Aisyah Chairil</dc:creator><dc:creator>Hasanatul Wahida</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Tuliskan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kejahatan siber, khususnya praktik perjudian online yang kian mengkhawatirkan di Kota Bukittinggi, seiring dengan pesatnya perkembangan media sosial dan digitalisasi informasi. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam penanggulangan perjudian online di Bukittinggi dan bagaimana pelaksanaannya ditinjau dari perspektif siyasah tanfidziyah. Kebaruan penelitian terletak pada analisis implementatif UU ITE melalui pendekatan siyasah dalam konteks penegakan hukum lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan fokus pada institusi Polresta Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU ITE di Bukittinggi merupakan langkah progresif dalam memperkuat perlindungan digital, meskipun masih menghadapi hambatan kelembagaan, keterbatasan SDM, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Dari sudut pandang siyasah tanfidziyah, pelaksanaan hukum menunjukkan orientasi pada kemaslahatan publik melalui tata kelola dan sinergi kelembagaan yang berbasis nilai keadilan Islam.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-07-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/aladl.v19i02.14336</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/aladl.v19i02.14336</dc:identifier><dc:source>Al-'Adl; Vol 19 No 02 (2026); 199-214</dc:source><dc:source>2615-5540</dc:source><dc:source>1979-4916</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/al-adl/article/download/14336/4194</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>