Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERAN BIMBINGAN PADA DIRI ORANG TUA DALAM PENERIMAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB

Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam · Vol. 3 No. 2 (2024)

DOI
10.31332/jmrc.v3i2.9403
ISSN
3025-7697
Published
2024-07-03
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bimbingan pada diri orang tua dalam penerimaan pada anak berkebutuhan khusus, dan apa yang mempengaruhi penerimaan diri orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, serta tahap orang tua dalam menerima anak sepenuh hati. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang diperoleh langsung dari sumber yang terkait. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan redaksi data, displai data dan verifikasi data pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: proses tahapan awal yang dilalui orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus ialah penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan diri walaupun ada salah satu orang tua menerima anak mereka tanpa adanya penolakan. Proses penerimaan orang tua anak berkebutuhan khusus, peranan dan tanggung jawab yang dilakukan orang tua yang memiliki anak kebutuhan khusus ialah sama seperti anak lainnya memberi dukungan, fasilitas, memberikan makanan yang bergizi, mengasuh, serta menjaganya. Peran pembimbing dalam bimbingan orang tua untuk lebih mengenal anak mereka dengan memberikan informasi terkait anak selama di sekolah dan memberikan materi-materi yang bisa di pelajari orang tua dalam merawat anak mereka. Serta tahap dimana orang tua mulai menerima anak mereka dengan baik.

Collaboration network of the authors

9 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Samsuri SamsuriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ni’matuz ZuhrahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Muthoharoh MuthoharohInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Muhammad IkhsanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aisyah AisyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/3025-7697/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>PERAN BIMBINGAN PADA DIRI ORANG TUA DALAM PENERIMAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB</dc:title><dc:creator>Rusda, Lulu Utya</dc:creator><dc:creator>Nurdin, Nurdin</dc:creator><dc:creator>Fauziah, Siti</dc:creator><dc:creator>Rahmawati, Rahmawati</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bimbingan pada diri orang tua dalam penerimaan pada anak berkebutuhan khusus, dan apa yang mempengaruhi penerimaan diri orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, serta tahap orang tua dalam menerima anak sepenuh hati. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang diperoleh langsung dari sumber yang terkait. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan redaksi data, displai data dan verifikasi data pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: proses tahapan awal yang dilalui orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus ialah penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan diri walaupun ada salah satu orang tua menerima anak mereka tanpa adanya penolakan. Proses penerimaan orang tua anak berkebutuhan khusus, peranan dan tanggung jawab yang dilakukan orang tua yang memiliki anak kebutuhan khusus ialah sama seperti anak lainnya memberi dukungan, fasilitas, memberikan makanan yang bergizi, mengasuh, serta menjaganya. Peran pembimbing dalam bimbingan orang tua untuk lebih mengenal anak mereka dengan memberikan informasi terkait anak selama di sekolah dan memberikan materi-materi yang bisa di pelajari orang tua dalam merawat anak mereka. Serta tahap dimana orang tua mulai menerima anak mereka dengan baik.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2024-07-03</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/jmrc.v3i2.9403</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/jmrc.v3i2.9403</dc:identifier><dc:source>Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam; Vol 3 No 2 (2024); 1</dc:source><dc:source>3025-7697</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/MERCUSUAR/article/viewFile/9403/2632</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>