Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

DINAMIKA PSIKOLOGIS DAN UPAYA MENJAGA KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG BELUM MEMILIKI ANAK

Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam · Vol. 3 No. 2 (2024)

DOI
10.31332/jmrc.v3i2.9511
ISSN
3025-7697
Published
2024-07-03
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dinamika psikologis dan upaya menjaga ketahanan keluarga pada pasangan suami istri yang belum memiliki anak di desa bangkali kecamatan watopute kabupaten muna. Tujuan penelitian untuk mengetahui dinamika psikologis pasangan suami istri yang belum memiliki anak, mengetahui upaya pasangan suami istri yang belum memiliki anak di desa bangkali dalam menjaga ketahanan keluarga, dan upaya penyuluh agama Islam dalam membantu menjaga ketahanan keluarga pasangan suami istri yang belum memiliki anak. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan teknik narrative inquiry. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) dari aspek perasaan (emosi) terdiri atas perasaan positif yaitu mengalami perasaan senang dan bahagia, sedangkan perasaan (emosi) negatif yaitu tertekan batin, gelisah, sedih, cemas, sesak dada, kecewa, takut, terpukul, tertekan, sakit hati, terpuruk dan rasa iri. Aspek penyesuaian diri melalui beberapa tahapan yaitu tahapan penolakan (denial), tahapan marah (anger), tahapan tawar-menawar (bargaining), tahapan depresi (depression) dan tahapan penerimaan (acceptance). Aspek motivasi yaitu motivasi dari pasangan, keluarga, tetangga, teman maupun masyarakat umum. (2) upaya yang dilakukan pasangan suami istri dalam menjaga ketahanan keluarga pada kondisi belum anak yaitu mereka menjaga keharmonis keluarga, saling mendukung sesama pasangan dalam menghadapi masalah, menerima masalah dan menyelesaikan masalah bersama, dan melakukan pengobatan, (3) penyuluh agama Islam khususnya dibidang keluarga sakinah belum melakukan upaya untuk menangani pasang yang belum memiliki anak, akan tetapi memberikan bimbingan kursus catin (Calon pengantin) atau ketika terjadi konflik dalam rumah tangga penyuluh agama Islam melakukan dalam bentuk konseling individu, konseling keluarga, mediasi dan motivasi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Indraprasta PGRI
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asliah ZainalInstitut Agama Islam Negeri Kendari6
Sitti FauziahInstitut Agama Islam Negeri Kendari5
Nasri AkibInstitut Agama Islam Negeri Kendari4
Muhammad IkhsanInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Rahmawati RahmawatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Samsu SamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Akhmad SukardiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Nimas PriwilandariInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Nurdin NurdinInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Yanti AsmaraniInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Hengki SatriantaUniversitas Indraprasta PGRI2
Kasmudin KasmudinInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Eva Resti FebrianiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ikhsan MuhammadAffiliation unknown2
Nurul Amelia TetambeInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Awad Binti FaizahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Abdul GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Febriani FebraniInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ari AshariInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Samsuri SamsuriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Rosdiana AbdullahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ni’matuz ZuhrahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Fira PratiwiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Wa Ode Nilal FauziaInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Resky RahayuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Yusyrifah HalidInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Siti Nur Kholifah JaminAffiliation unknown1
St Fatimah KadirInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
La HadisiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abbas Mulia PaneInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Erin WahyuningtyasInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Muh. IkhsanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rahmawati RahmawatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ilma Nira LestariInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Waode Ainul RafiahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Wiwin WulandariInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/3025-7697/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>DINAMIKA PSIKOLOGIS DAN UPAYA MENJAGA KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG BELUM MEMILIKI ANAK</dc:title><dc:creator>Yusniar, Wa Ode</dc:creator><dc:creator>Syamsu, Khairunnisa</dc:creator><dc:creator>Mayasari, Ros</dc:creator><dc:creator>Mansur, Mansur</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini membahas tentang dinamika psikologis dan upaya menjaga ketahanan keluarga pada pasangan suami istri yang belum memiliki anak di desa bangkali kecamatan watopute kabupaten muna. Tujuan penelitian untuk mengetahui dinamika psikologis pasangan suami istri yang belum memiliki anak, mengetahui upaya pasangan suami istri yang belum memiliki anak di desa bangkali dalam menjaga ketahanan keluarga, dan upaya penyuluh agama Islam dalam membantu menjaga ketahanan keluarga pasangan suami istri yang belum memiliki anak. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan teknik narrative inquiry. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) dari aspek perasaan (emosi) terdiri atas perasaan positif yaitu mengalami perasaan senang dan bahagia, sedangkan perasaan (emosi) negatif yaitu tertekan batin, gelisah, sedih, cemas, sesak dada, kecewa, takut, terpukul, tertekan, sakit hati, terpuruk dan rasa iri. Aspek penyesuaian diri melalui beberapa tahapan yaitu tahapan penolakan (denial), tahapan marah (anger), tahapan tawar-menawar (bargaining), tahapan depresi (depression) dan tahapan penerimaan (acceptance). Aspek motivasi yaitu motivasi dari pasangan, keluarga, tetangga, teman maupun masyarakat umum. (2) upaya yang dilakukan pasangan suami istri dalam menjaga ketahanan keluarga pada kondisi belum anak yaitu mereka menjaga keharmonis keluarga, saling mendukung sesama pasangan dalam menghadapi masalah, menerima masalah dan menyelesaikan masalah bersama, dan melakukan pengobatan, (3) penyuluh agama Islam khususnya dibidang keluarga sakinah belum melakukan upaya untuk menangani pasang yang belum memiliki anak, akan tetapi memberikan bimbingan kursus catin (Calon pengantin) atau ketika terjadi konflik dalam rumah tangga penyuluh agama Islam melakukan dalam bentuk konseling individu, konseling keluarga, mediasi dan motivasi.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2024-07-03</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/jmrc.v3i2.9511</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/jmrc.v3i2.9511</dc:identifier><dc:source>Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam; Vol 3 No 2 (2024); 41</dc:source><dc:source>3025-7697</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/MERCUSUAR/article/viewFile/9511/2662</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>