Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STRATEGI SOSIALISASI MODERASI BERAGAMA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam · Vol. 3 No. 2 (2024)

DOI
10.31332/jmrc.v3i2.9513
ISSN
3025-7697
Published
2024-07-03
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sosialisasi moderasi beragama di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi sosialisasi moderasi beragama yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, pelatihan penguatan moderasi beragama, sosialisasi moderasi beragama, memanfaatkan media sosial dalam mensosialisasikan moderasi beragama, pemberian pemahaman moderasi beragama bagi pelajar, moderasi beragama di rumah ibadah, pembinaan dan evaluasi pemahaman moderasi beragama bagi masyarakat, menghadirkan tokoh Nasional dan Internasional sebagai narasumber podcast moderasi beragama, membuat ruangan moderasi beragama, menggaungkan tagline “SALAM 3B, Bersama, Bersatu, Bersaudara”, menerbitkan buku moderasi beragama. Adapun faktor pendukung sosialisasi moderasi beragama bahwa program moderasi merupakan program prioritas pemerintah, kemajuan teknologi yang memudahkan proses sosialisasi, adanya keterlibatan penyuluh, penggerak serta lembaga-lembaga keagamaan yang membantu Kemenag dalam melakukan sosialisasi moderasi beragama di masyarakat, budaya masyarakat Sulawesi Tenggara yang mendukung sikap moderat dalam beragama, metode sosialisasi beragam. Kemudian faktor penghambat kurangnya kedisiplinan peserta dan pemateri dalam proses sosialisasi, terbatasnya anggaran kegiatan, maraknya informasi hoax terkait moderasi beragama, letak geografis suatu tempat sosialisasi yang masih sulit dijangkau, sarana dan prasarana yang kurang mendukung, adanya kelompok ekstrim dalam beragama.

Collaboration network of the authors

30 authors · 69 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Samsu SamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari5
Aminudin AminudinUniversitas Muhammadiyah Malang3
Ros MayasariInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Muhammad IkhsanInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Alfazrul Rizki AuliaInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Fatirawahidah FatirawahidahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Sitti FauziahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Nur Awaliyah SyamInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Rahmawati RahmawatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Rahmawati RahmawatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Ilsa Nuri AdiyatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Aisyah AisyahAffiliation unknown2
Ilma Nira LestariInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Asliah ZainalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Waode Ainul RafiahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Widya NingsihInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Yuniarti AmaliaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Lulu Utya RusdaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Siti FauziahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rahmawati RahmawatiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Khairunnisa SyamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fira PratiwiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Iren Rezki FitriaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Riskayanti AsminiAffiliation unknown1
Mirzan ArifAffiliation unknown1
Muhammad AzwarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/3025-7697/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>STRATEGI SOSIALISASI MODERASI BERAGAMA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGGARA</dc:title><dc:creator>Muthoharoh, Muthoharoh</dc:creator><dc:creator>Samsuri, Samsuri</dc:creator><dc:creator>Nurdin, Nurdin</dc:creator><dc:creator>Zuhrah, Ni'matuz</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sosialisasi moderasi beragama di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi sosialisasi moderasi beragama yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, pelatihan penguatan moderasi beragama, sosialisasi moderasi beragama, memanfaatkan media sosial dalam mensosialisasikan moderasi beragama, pemberian pemahaman moderasi beragama bagi pelajar, moderasi beragama di rumah ibadah, pembinaan dan evaluasi pemahaman moderasi beragama bagi masyarakat, menghadirkan tokoh Nasional dan Internasional sebagai narasumber podcast moderasi beragama, membuat ruangan moderasi beragama, menggaungkan tagline “SALAM 3B, Bersama, Bersatu, Bersaudara”, menerbitkan buku moderasi beragama. Adapun faktor pendukung sosialisasi moderasi beragama bahwa program moderasi merupakan program prioritas pemerintah, kemajuan teknologi yang memudahkan proses sosialisasi, adanya keterlibatan penyuluh, penggerak serta lembaga-lembaga keagamaan yang membantu Kemenag dalam melakukan sosialisasi moderasi beragama di masyarakat, budaya masyarakat Sulawesi Tenggara yang mendukung sikap moderat dalam beragama, metode sosialisasi beragam. Kemudian faktor penghambat kurangnya kedisiplinan peserta dan pemateri dalam proses sosialisasi, terbatasnya anggaran kegiatan, maraknya informasi hoax terkait moderasi beragama, letak geografis suatu tempat sosialisasi yang masih sulit dijangkau, sarana dan prasarana yang kurang mendukung, adanya kelompok ekstrim dalam beragama.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2024-07-03</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/jmrc.v3i2.9513</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/jmrc.v3i2.9513</dc:identifier><dc:source>Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam; Vol 3 No 2 (2024); 31</dc:source><dc:source>3025-7697</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/MERCUSUAR/article/viewFile/9513/2664</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>